Ruang Redaksi — Proses seleksi terbuka untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) telah usai. Tim Seleksi (Timsel) secara resmi telah menyerahkan 30 nama terbaik kepada Bupati Polman untuk mengisi 10 posisi kepala dinas atau badan yang saat ini masih lowong.
Ketua Tim Seleksi, Muhammad Idris, menyampaikan bahwa pihaknya telah merampungkan seluruh tahapan akhir pada Senin malam, yang ditandai dengan penetapan tiga kandidat terbaik untuk masing-masing jabatan yang dilelang.
“Tim seleksi telah merampungkan bagian paling akhir, yaitu rekomendasi keputusan pansel untuk menentukan tiga kandidat terbaik pada setiap jabatan,” ujar Muhammad Idris usai menyerahkan daftar nama tersebut kepada Bupati Polman, Selasa (16/6/2026).
Idris menambahkan, penentuan tiga besar ini tidak dilakukan sembarangan, melainkan melalui kalkulasi nilai yang ketat dan menyeluruh.
“Penetapan tersebut didasarkan pada hasil assessment center di LAN, penulisan makalah, wawancara, hingga rekam jejak peserta yang menjadi bagian dari akumulasi penilaian. Total ada 30 nama yang telah kami putuskan. Selanjutnya kami serahkan kepada pimpinan kepegawaian untuk mengambil keputusan sesuai kewenangannya,” jelas Idris.
Menerima hasil kerja keras pansel, Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran timsel. Ia menegaskan bahwa seluruh proses seleksi berjalan dengan sangat bersih, profesional, dan akuntabel.
“Tahapan sudah selesai dengan pelaksanaan yang sangat profesional, objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan undang-undang,” ujar Samsul Mahmud.
Dengan diterimanya 30 nama tersebut, tongkat estafet keputusan kini berada di tangan Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk memilih satu dari tiga nama di setiap formasi jabatan.
Mengenai langkah taktis selanjutnya, Samsul Mahmud menegaskan tetap akan mengacu pada koridor hukum yang berlaku. Namun, ia juga mengisyaratkan akan melakukan penilaian mendalam secara personal untuk melihat kesiapan mental dan visi para calon.
“Tentu tahapannya tetap mengikuti aturan yang berlaku. Nanti kita sesuaikan dan kita panggil, bagaimana komitmen (mereka) untuk membangun daerah,” tuturnya.
Saat ditanya mengenai waktu pasti kapan para pejabat baru ini akan resmi menduduki kursi kepala dinas, orang nomor satu di Polman ini memberikan sinyal kuat bahwa proses pelantikan tidak akan memakan waktu lama lagi.
“Ya diperkirakanlah bulan 7 (Juli) lah,” pungkas Samsul menyudahi wawancara.
Masyarakat kini menaruh harapan besar agar 10 pejabat eselon II yang terpilih nanti mampu membawa penyegaran birokrasi, mempercepat roda pembangunan, serta mengoptimalkan pelayanan publik di Kabupaten Polewali Mandar.




