Ruang Redaksi – Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, menunjukkan kepedulian nyata dengan meninjau langsung lokasi kebakaran yang menghanguskan rumah salah satu warga di Desa Buku, Kecamatan Mapilli, pada Selasa (14/4/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kehadiran orang nomor satu di Polman ini bertujuan untuk memastikan kondisi korban sekaligus memberikan dukungan moril di tengah masa sulit. Dalam kunjungan tersebut, Bupati Samsul tampak berdialog akrab dengan pihak keluarga guna mendengarkan kronologi serta kebutuhan mendesak yang diperlukan.

Sebagai bentuk empati yang mendalam, Bupati Samsul Mahmud menyerahkan bantuan pribadi berupa uang tunai kepada korban. Ia berharap dukungan tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi keluarga untuk segera bangkit.

“Ini adalah ujian yang tentu tidak mudah bagi siapapun. Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga,” ujar Samsul Mahmud di sela-sela tinjauannya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan dan kebutuhan warga terdampak melalui koordinasi dengan instansi terkait.

Tak sekadar berkunjung, Bupati juga langsung memberikan instruksi tegas kepada aparat desa dan kecamatan yang mendampinginya. Ia meminta agar proses pendataan kerugian dilakukan secara cepat dan akurat.

“Saya minta aparat desa dan kecamatan segera memfasilitasi apa yang menjadi kebutuhan lanjutan korban. Pastikan administrasi dan bantuan sosial dari pemerintah daerah bisa segera tersalurkan tanpa hambatan,” tegasnya.

Mengingat tren kasus kebakaran yang sedang meningkat di beberapa wilayah Sulawesi Barat, Bupati Samsul mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh lapisan masyarakat. Ia menekankan bahwa kewaspadaan mandiri adalah kunci utama pencegahan.

“Musibah bisa terjadi kapan saja dan kepada siapa saja. Saya minta warga lebih teliti, terutama terkait instalasi listrik yang sudah tua, penggunaan kompor di dapur, hingga potensi pemicu api lainnya. Mari saling menjaga,” imbaunya.

Kebakaran di Desa Buku ini menambah daftar panjang insiden kebakaran di Polman tahun ini. Hingga saat ini, keluarga terdampak masih sangat membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak untuk memulai kembali proses pemulihan tempat tinggal mereka yang kini hanya menyisakan puing-puing bangunan.