Ruang Redaksi — Universitas Al-Asyariah Mandar (Unasman) menggelar Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda Sarjana XXIV Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Gabungan Dinas (Gadis) Polewali pada Sabtu (12/9/2026).
Acara bersejarah tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, Ketua Komisi I DPRD Sulbar Samsul Samad, serta Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX dan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar.
Pada wisuda periode ini, Unasman resmi melepas 392 lulusan Strata Satu (S1) yang berasal dari 6 fakultas dan 13 program studi.
Dalam sambutannya, Rektor Unasman, Dr. Muhammad Massyat, menyampaikan rasa syukur atas berbagai pencapaian institusi, termasuk raihan akreditasi Unggul untuk Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sistem Informasi, dan Ilmu Pemerintahan, serta akreditasi Baik Sekali untuk Program Studi Ilmu Komunikasi.
“Hari ini Unasman mewisuda 392 lulusan dari 6 fakultas dan 13 program studi. Rincian predikat kelulusan terdiri dari 3 lulusan meraih predikat Summa Cumlaude, 197 lulusan Cumlaude, 177 lulusan Sangat Memuaskan, dan 15 lulusan Memuaskan,” ujar Dr. Muhammad Massyat.
Rektor secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada para mahasiswa penerima program KIP Kuliah angkatan 2022. Dari total 51 mahasiswa penerima KIP Kuliah yang diwisuda, sebanyak 42 orang berhasil meraih predikat Cumlaude dan 9 orang meraih predikat Sangat Memuaskan.
“Ini membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh membatasi prestasi. Pendidikan harus hadir untuk membuka jalan bagi siapa saja dalam mengubah masa depannya,” tegas Rektor.

Selain itu, tingkat kepercayaan publik terhadap Unasman terus meningkat. Hal ini dibuktikan dengan jumlah mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) pada tahun 2026 yang telah mencapai 645 orang. Di kancah internasional, Unasman aktif membangun jaringan akademik melalui berbagai kegiatan, forum, dan publikasi di Turki, Iran, Filipina, serta negara lainnya.
Dari sektor riset, pada tahun 2026 Unasman mencatatkan pendanaan penelitian lebih dari Rp309 juta serta hibah pengabdian kepada masyarakat yang mencapai lebih dari Rp85,4 juta.
Kendati demikian, Rektor mengingatkan seluruh sivitas akademika agar tidak cepat berpuas diri dengan deretan angka statistik tersebut. Menurutnya, ukuran kemajuan institusi yang sesungguhnya terletak pada dampak riil di masyarakat.
“Akreditasi, jumlah penelitian, pengabdian, dan prestasi adalah ukuran kemajuan institusi. Namun, ukuran sejatinya adalah apakah ilmu yang kita hasilkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Al-Asyariah Mandar, KH. Muh. Syibli Sahabuddin, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran para pejabat daerah dan pimpinan LLDIKTI Wilayah IX.
Dalam orasi dan arahannya, KH. Muh. Syibli menegaskan posisi Unasman sebagai salah satu kampus perintis dan terdepan di Provinsi Sulawesi Barat yang siap melahirkan SDM unggul serta bersaing di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
Acara Rapat Senat Terbuka Luar Biasa ini ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada para wisudawan serta sesi kualifikasi/orasi ilmiah dari para tokoh yang hadir.




