Ruang Redaksi – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menangani dampak bencana alam di wilayahnya. Bupati Polman, Samsul Mahmud, menyerahkan langsung bantuan stimulan kepada warga terdampak bencana di Kecamatan Matakali, Selasa (10/3/2026).
Penyerahan bantuan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Matakali ini menyasar warga yang menjadi korban musibah kebakaran dan angin puting beliung beberapa waktu lalu.
Dalam sambutannya, Bupati Samsul Mahmud menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmen dan kehadiran pemerintah daerah di tengah kesulitan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa Pemkab Polman telah menyiagakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk merespons kondisi darurat secara cepat.
“Bantuan ini mungkin tidak sepenuhnya mengganti kerugian materi yang dialami warga, namun ini adalah wujud dukungan moral dan tanggung jawab pemerintah untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ujar Samsul Mahmud di hadapan para penerima manfaat.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Polman, Andi Candra Sigit, mengungkapkan bahwa total bantuan yang disalurkan mencapai Rp42.500.000.
“Sebanyak 7 Kepala Keluarga (KK) di wilayah Kecamatan Matakali menerima bantuan hari ini. Mereka adalah warga yang rumah atau asetnya terdampak bencana kebakaran dan angin puting beliung,” jelas Andi Candra yang turut mendampingi bupati dalam acara tersebut.
Mengingat kondisi cuaca yang mulai memasuki musim kemarau, Bupati Samsul Mahmud juga memberikan peringatan khusus kepada masyarakat dan aparatur desa. Ia meminta warga untuk lebih teliti dalam menggunakan instalasi listrik dan aktivitas api yang berisiko memicu kebakaran.
“Bencana tidak bisa kita prediksi, tapi bisa kita antisipasi. Saya minta Pak Camat dan para Kepala Desa aktif mengingatkan warganya. Pastikan penggunaan listrik aman dan hindari aktivitas yang memicu bahaya kebakaran selama musim kemarau ini,” tegasnya.
Kegiatan penyaluran bantuan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat kecamatan dan kepala desa setempat. Pemerintah berharap bantuan ini dapat segera dimanfaatkan warga untuk memulai proses pemulihan pascabencana.




