Ruang Redaksi — Operasi pencarian korban tenggelam di Sungai Maloso, Desa Katumbangan, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, akhirnya resmi ditutup pada Minggu (7/6/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Korban ketiga sekaligus yang terakhir, Darmawan (6), berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Jasad bocah laki-laki tersebut ditemukan sekitar pukul 15.55 WITA, tersangkut di bawah tumpukan eceng gondok. Lokasi penemuannya berjarak sekitar 5 kilometer dari Lokasi Kejadian Kecelakaan (LKK), atau hanya terpaut 1 kilometer dari titik penemuan korban kedua.

Begitu jasad korban terlihat, Tim SAR gabungan langsung bergerak cepat melakukan evakuasi menggunakan perahu karet. Suasana di sekitar bantaran sungai tampak penuh haru. Ratusan warga setempat terlihat memadati pinggir sungai untuk menyaksikan langsung proses evakuasi dan memberikan simpati kepada keluarga korban.

Jasad Darmawan kemudian langsung dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga yang sudah menanti.

Sebelum menemukan Darmawan, Tim SAR lebih dulu mengevakuasi korban kedua, Aqirah Humairah (7), yang juga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Jasad Humairah ditemukan tersangkut di ranting pohon di pinggir sungai, berjarak sekitar 3,84 kilometer dari LKK.

Kanit Basarnas Polman, Ibrahim, mengonfirmasi bahwa dengan ditemukannya Darmawan, seluruh korban yang sebelumnya dilaporkan hilang di Sungai Maloso kini telah berhasil dievakuasi. Khusus untuk hari ketiga ini, tim penyelamat berhasil menemukan dua korban sekaligus.

“Hari ini kita temukan dua korban, yang pertama atas nama Humairah dan yang terakhir Darmawan. Kondisi korban ketiga ditemukan di bawah tumpukan eceng gondok oleh Tim SAR dan langsung dievakuasi,” ujar Ibrahim, Minggu sore.

Ibrahim menambahkan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi dari seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan.

“Dengan ditemukannya korban ketiga, maka operasi SAR resmi kami tutup. Seluruh personel SAR yang terlibat akan dikembalikan ke instansi masing-masing,” pungkasnya.