Ruang Redaksi — Seorang tersangka kasus dugaan pencurian sepeda motor (curanmor) berinisial AA (22) berhasil melarikan diri saat berada di Mapolres Polewali Mandar (Polman). Tersangka memanfaatkan kelengahan petugas saat diberi kesempatan makan siang usai menjalani pemeriksaan awal.
Hingga saat ini, Tim Satreskrim Polres Polman masih melakukan pengejaran intensif.
Tersangka AA, warga Kecamatan Balanipa, sebelumnya ditangkap oleh tim gabungan Unit Reaksi Cepat (URC) dan Unit Kam pada Kamis (16/7/2026) sore di Desa Bonde, Kecamatan Campalagian. Penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan atas kasus curanmor di area parkir RSUD Hj. Andi Depu Polewali pada Sabtu (11/7).
Dalam pengungkapan tersebut, polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor yang disembunyikan di sebuah bengkel kawasan Desa Pambusuang.
Namun, insiden tak terduga terjadi pada Jumat (17/7) sekitar pukul 13.00 WITA. Usai penetapan status tersangka dan pemeriksaan kesehatan, AA yang sedang berada di ruang pemeriksaan diberi makan siang oleh petugas.
Tersangka beralasan ingin membuang sisa makanan ke tempat sampah. Memanfaatkan situasi dan kelengahan petugas di lokasi, tersangka langsung meloloskan diri.
Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Budi Adi, memastikan seluruh proses awal penanganan perkara telah berjalan sesuai Prosedur Operasional Standar (SOP). Fokus utama jajarannya saat ini adalah menyisir keberadaan tersangka.
“Kami telah melakukan serangkaian penyidikan, mulai dari pemeriksaan saksi hingga pengamanan rekaman CCTV. Saat ini tim fokus melakukan pengejaran secara intensif agar tersangka segera diamankan kembali dan proses hukum dilanjutkan,” tegas AKP Budi Adi.
Penyidikan kini berkembang setelah beredar informasi bahwa usai melarikan diri, AA diduga kembali melakukan aksi curanmor di halaman SDN 60 Pekkabata. Kendati demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan belum menyimpulkan keterlibatan tersangka pada aksi kedua tersebut.
Polres Polewali Mandar mengimbau masyarakat yang melihat atau memiliki informasi terkait keberadaan tersangka AA untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat. Polisi menjamin kerahasiaan identitas pelapor demi mempercepat proses penangkapan kembali.




