Ruang Redaksi — Bupati Polewali Mandar (Polman), Samsul Mahmud, resmi melepas kontingen Gala Siswa Indonesia (GSI) Kabupaten Polman yang akan berlaga di tingkat Provinsi Sulawesi Barat. Acara pelepasan berlangsung di Polewali Mandar pada Rabu (23/9/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kontingen Polman akan berlaga pada turnamen sepak bola antar pelajar tersebut yang dipusatkan di Kabupaten Majene mulai 23 hingga 25 September 2026.

Dalam arahannya, Samsul Mahmud meminta seluruh siswa yang terpilih untuk memanfaatkan kesempatan emas tersebut guna mengasah kemampuan, membentuk mentalitas, serta menjaga nama baik daerah.

“Kalian membawa nama daerah. Saya minta anak-anakku betul-betul mengikuti kegiatan ini dengan baik. Tidak semua anak mendapat kesempatan ini karena proses seleksi yang sangat ketat,” tegas Samsul di hadapan para atlet muda.

Samsul menekankan bahwa indikator keberhasilan dalam ajang olahraga tidak semata-mata diukur dari piala atau gelar juara, melainkan dari proses pembentukan karakter, kedisiplinan, semangat juang, dan sportivitas.

“Kalau menang jangan sombong, kalau belum berprestasi jangan berkecil hati. Dalam pertandingan ada menang dan kalah, itu bagian dari proses. Yang terpenting tunjukkan kedisiplinan dan kerja keras,” tambahnya.

Ia juga mengapresiasi peran para guru dan pembina yang tanpa lelah memberikan pendampingan. Menurut Samsul, pembinaan olahraga bagi kalangan pelajar merupakan bentuk investasi sumber daya manusia (SDM) jangka panjang bagi Polewali Mandar.

Sementara itu, Kepala Bidang PAUD, TK, SD, dan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Barat, M. Ilyas, menjelaskan bahwa para atlet muda yang diberangkatkan merupakan hasil penyaringan ketat dari tingkat kecamatan di seluruh wilayah Polman.

“Peserta yang berangkat ini adalah perwakilan terbaik Polman. Mereka benar-benar memiliki potensi dan talenta di cabang olahraga sepak bola,” ujar Ilyas.

Ajang GSI tingkat Provinsi Sulbar di Majene menjadi tahapan krusial untuk memperebutkan satu tiket mewakili Sulawesi Barat di ajang GSI tingkat nasional. Ilyas mengaku optimistis kontingen Polman mampu meraih hasil terbaik.

“Kami optimistis Polman bisa mewakili Sulawesi Barat ke tingkat nasional. Tentu ini membutuhkan kerja keras, dukungan, dan semangat dari anak-anak kita,” pungkasnya.