Ruang Redaksi — Aparat gabungan Polres Polewali Mandar (Polman) dan Polsek Urban Wonomulyo bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) penganiayaan berat di Jalan Poros Majene–Polman, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polman, Selasa (11/8/2026) malam.
Peristiwa perkelahian berdarah yang melibatkan senjata tajam jenis parang tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WITA dan mengakibatkan seorang pria mengalami luka parah di bagian tangan.
Korban diketahui bernama Berlin alias Elleng (30), seorang pengamen yang berdomisili di Lingkungan Cerbon, Kelurahan Sidodadi.
Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, memimpin langsung personel gabungan untuk melakukan olah TKP awal serta menjenguk kondisi korban di RS Pratama Wonomulyo.
“Kami langsung bergerak setelah menerima laporan, melakukan olah TKP awal, mengamankan barang bukti, serta memastikan korban mendapatkan penanganan medis. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap dan menangkap pelaku,” tegas AKP Sandy Indrajatiwiguna.
Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun pihak kepolisian, insiden ini bermula sekitar pukul 19.30 WITA. Saat itu, korban terlibat adu mulut dengan pria bernama Rahmat alias Ence di depan Kantor Pos Wonomulyo hingga berujung pada aksi pemukulan.
Perselisihan tersebut rupanya berbuntut panjang dan melibatkan Rustam (49), warga Ujung Baru, Kelurahan Sidodadi, yang kini menjadi terduga pelaku utama.
Bersama seorang rekannya, Rustam mengendarai sepeda motor untuk mencari keberadaan korban. Saat melintas di sekitar Lorong Andita Permai, mereka melihat korban sedang berjalan kaki.
Rustam lantas turun dari sepeda motor dan mengejar korban. Merasa terancam, korban berlari ke dalam lorong dan mengambil sebatang kayu hingga perkelahian tak terhindarkan.
Dalam duel tersebut, Rustam diduga mengayunkan sebilah parang ke arah korban. Berlin sempat berusaha menangkis tebasan tersebut menggunakan tangan kanan, yang mengakibatkan jari-jari tangannya mengalami luka robek serius.
Usai menganiaya korban, terduga pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Warga dan saksi di sekitar TKP kemudian menolong korban dan membawanya ke RS Pratama Wonomulyo untuk mendapatkan perawatan medis darurat.
Dilokasi kejadian, polisi telah mengamankan barang bukti berupa patahan sarung senjata tajam yang diduga kuat milik pelaku. Petualangan berburu terduga pelaku kini tengah dilakukan oleh tim opsnal kepolisian setempat.
Menyikapi insiden ini, pihak kepolisian mengimbau pihak keluarga korban dan masyarakat sekitar untuk menahan diri serta tidak melakukan aksi balasan yang dapat memicu gangguan kamtibmas.
“Kami mengimbau seluruh pihak untuk menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada kepolisian dan mempercayakan proses hukum yang berlaku,” tutup Kapolsek.




