Ruang Redaksi – Peristiwa kebakaran melanda kawasan permukiman padat di Jalan Mangundang, Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, pada Jumat (17/7/2026) sore. Akibat insiden ini, dua unit rumah panggung milik warga dilaporkan rata dengan tanah.
Api pertama kali dilaporkan berkobar sekitar pukul 16.01 WITA. Embusan angin yang kencang di tengah musim kemarau, ditambah material rumah yang mayoritas terbuat dari kayu, membuat kobaran api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan di sekitarnya.
Dua rumah panggung yang hangus total tersebut diketahui merupakan milik Wahidah (52) dan Afda (22). Selain dua rumah yang luluh lantak, dilaporkan terdapat dua rumah warga lainnya yang ikut terdampak akibat rembetan api.
Sebelum armada pemadam kebakaran tiba di lokasi, warga sekitar sempat bahu-membahu mencoba menjinakkan si jago merah menggunakan alat seadanya. Namun, keterbatasan alat dan cepatnya perambatan api membuat upaya penyelematan tersebut tidak membuahkan hasil.
Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Polman, Imran, mengonfirmasi bahwa pihak pemadam langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.
“Kami mendapatkan laporan kebakaran pada pukul 16.01 WITA. Petugas langsung menuju TKP dengan mengerahkan empat unit armada gabungan, yang dibantu oleh personel dari Kodim 1402/Polman,” ujar Imran saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk benar-benar menjinakkan api dan melakukan proses pendinginan. Petugas bergerak ekstra cepat guna mengantisipasi agar api tidak meluas, mengingat lokasi kebakaran berhadapan langsung dengan sebuah area perhotelan.
“Kami bergerak taktis mengantisipasi jangan sampai terjadi kebakaran susulan atau rembetan yang lebih luas, mengingat tepat di depan lokasi kejadian ada sebuah hotel,” tambah Imran.
Hingga saat ini, pihak kepolisian dari Polres Polman masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan penyebab utama kebakaran. Namun, dugaan sementara menyebutkan api dipicu oleh kelalaian pemilik rumah.
“Menurut keterangan warga sekitar, penyebab kebakaran diduga karena adanya kelalaian dari pemilik rumah saat memasak. Api disinyalir berasal dari kompor yang lupa dimatikan,” pungkas Imran.
Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa mengerikan ini. Kendati demikian, kerugian materiil yang dialami para korban ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.




