Ruang Redaksi — Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, resmi mengambil sumpah dan melantik 162 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Polman, Jumat (6/10/2026).
Acara pengambilan sumpah dan pelantikan tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Polman, Sekretaris Daerah (Sekda) Polman, para Staf Ahli, Asisten Sekda, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Polman.
Dari total 162 PNS yang diambil sumpahnya, sebanyak 157 orang sekaligus dilantik dalam Jabatan Fungsional Ahli Pertama, dan 1 orang dilantik dalam Jabatan Pengawas.
Dalam sambutannya, Bupati Samsul Mahmud menegaskan agar status PNS yang baru disandang tidak sekadar dijadikan formalitas administrasi, melainkan komitmen nyata dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Menjadi PNS bukan sekadar memperoleh status sebagai pegawai pemerintah. Menjadi PNS berarti menerima amanah dan tanggung jawab untuk mengabdi kepada bangsa, negara, dan terutama melayani masyarakat,” ujar Samsul Mahmud.
Bupati mengingatkan agar para aparat yang baru dilantik sungguh-sungguh menerapkan budaya kerja PNS BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar slogan di atas kertas.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Samsul Mahmud juga memberikan arahan kepada para PNS yang baru dilantik agar menghindari segala bentuk penyalahgunaan jabatan dan tindakan yang merugikan negara maupun masyarakat. Bekerja dengan benar meski tanpa pengawasan.
Selain itu, Bupati juga berpesan agar menjadi pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani. Menghilangkan pola kerja berbelit-belit dan tidak membiarkan masyarakat menunggu tanpa kepastian.
“Keberhasilan kinerja tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan atau besarnya anggaran yang diserap, melainkan dari sejauh mana program tersebut menjawab kebutuhan dan menyelesaikan persoalan masyarakat,” ungkapnya.
Bupati memaparkan bahwa sekitar 30 persen PNS yang dilantik berada pada sektor kesehatan dan pendidikan, yang menjadi kunci peningkatan kualitas sumber daya manusia di Polman.
Sementara 40 persen lainnya bertugas di bidang administrasi dan manajemen untuk menjalankan fungsi perencanaan, tata kelola keuangan, serta pengawasan.
“Hilangkan ego sektoral. Perkuat kerja sama antarperangkat daerah. Kita harus bekerja sebagai satu kesatuan pemerintahan demi memberikan pelayanan terbaik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Polewali Mandar yang sehat, cerdas, dan maju,” pungkasnya.




