Ruang Redaksi – Personel taktis dari Regu C UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar (Polman) bergerak cepat memberikan pertolongan darurat non-kebakaran (rescue) pada Selasa (30/6/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Petugas berhasil mengevakuasi sebuah cincin logam yang menjepit erat jari seorang remaja hingga membengkak.

Peristiwa ini bermula saat korban berinisial AHM (18), warga Jalan Hj. Andi Depu, mendatangi langsung Kantor Pemadam Kebakaran di Patampanua, Kecamatan Matakali, sekira pukul 11.00 WITA. Ia mengeluhkan rasa sakit akibat cincin yang tidak bisa dilepas.

Melihat kondisi jari manis korban yang kian membesar dan memerah akibat jepitan logam, petugas piket Regu C langsung mengambil tindakan taktis. Tim Rescue memutuskan menggunakan media alat gerinda mini khusus evakuasi.

Melalui proses pemotongan yang presisi dan penuh kehati-hatian sambil terus dialiri air agar tidak panas cincin tersebut akhirnya berhasil dilepas secara total. Evakuasi berjalan aman dan lancar tanpa menimbulkan cedera tambahan pada tangan korban.

“Evakuasi cincin yang dilaksanakan oleh Regu C hari ini merupakan bagian dari komitmen pelayanan kemanusiaan kami yang menyeluruh dan gratis untuk masyarakat,” ujar Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polman, Imran,  kepada media, Selasa (30/6).

Aksi penyelamatan domestik ini menjadi bukti nyata dari meluasnya fungsi pelayanan UPTD Damkar Polman di tengah masyarakat. Berdasarkan analisis jurnalisme data terhadap rekapitulasi performa kedinasan, indeks pelaporan darurat non-kebakaran (seperti evakuasi hewan liar, pelepasan cincin, hingga pohon tumbang) terus menunjukkan tren positif di wilayah Polewali Mandar.

Imran kemudian memaparkan data performa jajarannya yang mencatatkan kenaikan signifikan pada aksi penyelamatan non-kebakaran.

“Berdasarkan basis data kinerja yang kami rekap, sepanjang tahun 2025 lalu, Damkar Polman tercatat berhasil menangani 47 kasus kebakaran dan menuntaskan 174 operasi penyelamatan non-kebakaran. Sementara itu, tahun 2026 pada periode Kuartal I dan Kuartal II, intensitas pergerakan personel kami tetap terjaga dengan menangani 15 kejadian kebakaran serta sukses mengeksekusi 115 giat evakuasi darurat. Kami pastikan seluruh personel selalu siap siaga merespons aduan warga kapan saja,” pungkasnya.

Dengan selesainya operasi ini, posko induk dan jajaran pos pembantu Damkar Polman kembali mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi layanan pemadam apabila menghadapi situasi darurat di lingkungan sekitar, baik kejadian kebakaran maupun meminta pertolongan darurat lainnya. Ditonjolkan pula bahwa seluruh layanan ini sama sekali tidak dipungut biaya (gratis).