Ruang Redaksi – Puluhan siswa SMK Negeri 1 Polewali melakukan kunjungan edukasi (eduwisata) ke Gudang Bulog Campurjo, Kantor Cabang (Kancab) Polewali Mandar, Senin (20/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman nyata kepada generasi muda mengenai mata rantai distribusi dan pentingnya menjaga stabilitas pangan nasional.
Selama kunjungan, para peserta didampingi langsung oleh tim ahli dari Perum Bulog Polman. Mereka mendapatkan pemaparan komprehensif mengenai standar kualitas beras yang layak konsumsi, teknik penyimpanan dalam sistem pergudangan, hingga peran vital Bulog dalam mengawal ketahanan pangan di wilayah Kanwil Sulselbar.
Tidak hanya mendengarkan teori, suasana menjadi sangat interaktif saat beberapa siswa diberikan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan fisik secara langsung.
Mereka mencoba bahkan mengangkat karung beras dan mengamati detail kemasan guna memahami bagaimana kualitas produk tetap terjaga hingga ke tangan masyarakat.
Pemimpin Cabang Perum Bulog Polman, Hadir Alamsyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk literasi pangan bagi pelajar. Ia berharap kunjungan ini mampu membuka wawasan siswa bahwa beras bukan sekadar komoditas dagang, melainkan pilar kedaulatan bangsa.
“Kunjungan ke gudang Perum Bulog ini diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman belajar sesaat. Kami ingin menumbuhkan kesadaran dan rasa tanggung jawab siswa terhadap pentingnya komoditas beras sebagai pangan pokok masyarakat,” ujar Hadir Alamsyah.
Pihak SMKN 1 Polewali menyambut baik inisiatif ini sebagai jembatan antara kurikulum sekolah dengan realitas industri logistik di lapangan. Melalui pengamatan langsung terhadap alur kerja di Gudang Campurjo, para siswa diharapkan mampu memahami tantangan sekaligus strategi negara dalam menghadapi ancaman krisis pangan di masa depan.
Kegiatan eduwisata ini ditutup dengan sesi diskusi dan pengenalan berbagai produk komersial Bulog yang menjadi bagian dari upaya stabilisasi harga di pasar.




