Ruangredaksi.com, Makassar — Badan Khusus Perwakilan Kerukunan Masyarakat Bulukumba (BKP KM Bulukumba) Sulawesi Selatan sukses menggelar kegiatan berbagi dan buka puasa bersama puluhan penyandang disabilitas serta warga rentan dalam momentum Ramadan 1447 Hijriah di Makassar, Jumat 13 Maret 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Ramadhan Penuh Empati, Merajut Kebersamaan, dan Menguatkan Kepedulian” tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.
Selain buka puasa bersama, panitia juga menyerahkan bingkisan Ramadan kepada para puluhan penyandang disabilitas dan warga rentan sebagai bentuk dukungan dan bentuk perhatian kepada mereka.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BKP KM Bulukumba Hendra Pachri, sejumlah Dewan Pakar, Dewan Penasehat, anggota DPRD Sulsel, pengurus, mahasiswa dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Seusai buka puasa berlangsung tampak hadir pula Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf.
Bupati Bulukumba menyampaikan bahwa Ramadan bukan hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga momentum untuk memperkuat solidaritas sosial dan empati terhadap sesama.
“Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, bulan yang mengajarkan kita tentang keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Ramadan harus diwujudkan melalui aksi nyata, salah satunya dengan membantu kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan.
“Ramadan tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat empati sosial dan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan perhatian lebih,” katanya.
Andi Utta menyampaikan apresiasi kepada BKP Kerukunan Masyarakat Bulukumba Sulawesi Selatan yang telah menginisiasi kegiatan sosial tersebut.
“Saya mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada BKP Kerukunan Masyarakat Bulukumba Sulawesi Selatan yang telah menginisiasi kegiatan yang sangat mulia ini,” ungkapnya.
Menurutnya, tema kegiatan yang diangkat sangat relevan dengan nilai kemanusiaan serta ajaran Islam yang menekankan pentingnya saling membantu dan memperkuat persaudaraan.
“Kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa masyarakat Bulukumba, di mana pun berada, tetap memiliki rasa persaudaraan yang kuat serta kepedulian terhadap sesama,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua panitia Muh Syafrudin Syair menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial BKP KM Bulukumba terhadap masyarakat, khususnya penyandang disabilitas dan warga rentan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan. Semoga apa yang kami lakukan bisa memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas dan warga rentan,” ujarnya.
Selain menggelar buka puasa bersama, panitia juga menyerahkan bingkisan Ramadan kepada para peserta sebagai bentuk dukungan agar mereka dapat merasakan kebahagiaan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dirinya juga tidak lupa menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan berkontribusi dalam pelaksanaan buka puasa bersama yang digelar Badan Khusus Perwakilan Keturunan Masyarakat Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Sementara itu, Ketua Badan Khusus Perwakilan BKP KM Bulukumba, Hendra Pachri menuturkan bahwa kegiatan sosial seperti ini akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen organisasi dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin BKP KM Bulukumba tidak hanya menjadi wadah silaturahmi warga Bulukumba di perantauan, tetapi juga hadir memberikan manfaat sosial bagi masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan bahwa Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat empati dan solidaritas sosial.
“Ramadan mengajarkan kita untuk saling peduli. Semoga kegiatan ini dapat mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama,” tambahnya.
Acara buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan serta diakhiri dengan doa bersama. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya penyandang disabilitas dan kelompok rentan.




