Ruang Redaksi — Pegiat lingkungan asal pesisir Mampie, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Muh. Yusri atau yang akrab disapa Yusri Mampie, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Ia berhasil meraih Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional untuk kategori Pegiat Mangrove.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Apresiasi bergengsi dari pemerintah pusat tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, dalam rangkaian acara penganugerahan yang berlangsung di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Kamis (13/8/2026).

Penghargaan Wana Lestari ini menjadi bentuk pengakuan negara atas dedikasi dan konsistensi Yusri dalam merawat serta memulihkan ekosistem mangrove di kawasan pesisir Mampie.

Selama bertahun-tahun, ia konsisten menggerakkan masyarakat lokal untuk melakukan penanaman, pemeliharaan, hingga edukasi lingkungan. Langkah ini dilakukan guna membentengi wilayah pesisir dari ancaman abrasi sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga sekitar.

Sejumlah Penggiat Lingkungan Terima Penghargaan Dari Menteri Kehutanan. (Foto: Istimewa)

Bagi Yusri, penghargaan di tingkat nasional ini bukan sekadar pencapaian personal, melainkan buah dari kerja keras kolektif seluruh elemen masyarakat di desa pesisirnya.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bergerak menjaga lingkungan. Ini bukan hanya penghargaan untuk saya, tetapi untuk masyarakat dan semua pihak yang selama ini bersama-sama menjaga mangrove di Mampie,” ujar Yusri usai menerima penghargaan di Jakarta.

Keberhasilan Yusri menembus panggung penganugerahan nasional sekaligus menegaskan pentingnya gerakan konservasi berbasis masyarakat (community based conservation). Pendekatan partisipatif yang ia bangun bersama komunitas lokal terbukti efektif menjaga kelestarian bentang alam pesisir Polman.

Lewat kiprahnya di Mampie, Yusri kembali menegaskan pesan kunci bagi publik luas: merawat dan melestarikan benteng hijau mangrove sama artinya dengan menjaga ruang hidup pesisir serta masa depan generasi mendatang.