Ruang Redaksi — Dampak kemarau panjang akibat fenomena El Nino mulai memicu penyesuaian operasional jaringan listrik di kawasan Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara (Sulselrabar). Sejumlah wilayah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) pun harus menghadapi jadwal pemadaman listrik bergilir.
Manajer PLN ULP Wonomulyo, Peri Indriyanto, menjelaskan bahwa pemadaman terjadi akibat kombinasi beberapa faktor, termasuk dampak kemarau pada pembangkit hidro serta adanya pemeliharaan infrastruktur secara bersamaan.
“Kalau ditanya apakah kekeringan El Nino berdampak, pasti ada pengaruhnya ke pembangkit listrik tenaga air (PLTA) kami. Namun sebetulnya pasokan dari PLTA masih dalam kondisi aman. Masalah utama saat ini adalah kondisi cadangan daya kami yang sangat mepet atau surplusnya menipis,” kata Feri, saat ditemui, Selasa (1/9/2026).
Kondisi pasokan daya makin tertekan akibat adanya pemeliharaan berkala di pembangkit listrik Jeneponto. Untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan secara keseluruhan, PLN terpaksa menerapkan skema pengaturan beban dengan memadamkan pasokan listrik di beberapa titik secara bergilir.
PLN mengimbau masyarakat untuk tidak panik karena pemadaman ini bersifat sementara. Proses penormalan sistem ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
“Kami mengupayakan pemeliharaan infrastruktur ini selesai secepatnya. Estimasi kami, insyaallah pada tanggal 5 September kondisi kelistrikan sudah kembali normal,” kata Feri.
Mengenai wilayah yang terdampak, PLN memastikan tidak semua kecamatan di Kabupaten Polman akan mengalami pemadaman. Pemadaman dilakukan secara dinamis menyesuaikan besaran beban daya yang harus dikurangi. Fasilitas publik dan lokasi vital yang membutuhkan keandalan listrik tinggi tetap menjadi prioritas utama untuk dijaga pasokannya.
Merespons keluhan para pelaku usaha dan masyarakat yang membutuhkan kepastian jadwal, PLN berkomitmen memperbarui informasi pemadaman secara berkala setiap malam melalui saluran resmi dan media sosial.
Untuk pelayanan pengaduan dan informasi selama 24 jam, masyarakat diimbau menggunakan kanal resmi terpusat yakni Aplikasi PLN Mobile atau Call Center 123.
“Kanal media sosial kami memiliki jam kerja admin, sehingga untuk penanganan darurat atau pengaduan 24 jam nonstop, masyarakat disarankan langsung mengakses aplikasi PLN Mobile atau Call Center 123 yang terhubung langsung ke pusat,” tutup Feri.




