Ruang Redaksi – Menjelang penghujung bulan suci Ramadan 2026, kepedulian sosial terus mengalir bagi warga rentan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Bupati Polman, Samsul Mahmud, menyerahkan secara simbolis 150 paket sembako bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Kantor BAZNAS Polman, Selasa (17/3/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bantuan ini menyasar dua kelompok prioritas, yakni anak penderita stunting serta pengemudi becak motor (bentor) yang tersebar di wilayah Kecamatan Wonomulyo dan Campalagian.

Dari total 150 paket yang disediakan, sebanyak 100 paket dialokasikan khusus untuk pemenuhan gizi anak stunting. Sementara itu, 50 paket lainnya disalurkan kepada para pengemudi bentor sebagai bentuk dukungan ekonomi di tengah persiapan menyambut Hari Raya Idulfitri.

Setiap paket bantuan terdiri dari bahan pokok pangan seperti beras, gula, tepung terigu, hingga susu untuk menunjang nutrisi anak. Tak hanya bahan pangan, para penerima manfaat juga mendapatkan santunan berupa uang tunai.

Dalam sambutannya, Bupati Samsul Mahmud menekankan bahwa bantuan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud pemenuhan hak bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan ini jangan dilihat dari besar kecil nilainya, tetapi ini adalah bentuk ketulusan. Di balik rezeki yang kita dapatkan, ada hak orang lain yang harus kita salurkan. Dengan berbagi, insyaallah rezeki kita akan semakin bertambah dan berkah,” ujar Samsul di hadapan para penerima.

Ia menambahkan bahwa di bulan Ramadan, semangat gotong royong dan saling membantu harus menjadi fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat di Polman.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut juga menjadi momen refleksi bagi Samsul Mahmud. Di akhir acara, ia menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh masyarakat Polewali Mandar atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya.

“Sebagai pemerintah daerah, saya memohon maaf jika selama memimpin masih banyak kekurangan. Niat kami tulus, bukan untuk mencari kekayaan, melainkan ingin melihat Polewali Mandar lebih maju dan lebih baik,” tuturnya dengan nada rendah hati.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dan bekerja dengan penuh keikhlasan demi mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan diridhai oleh Tuhan Yang Maha Esa.