Ruang Redaksi – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Dusun Cabulung, Desa Rumpa, Kecamatan Mapilli, pada Rabu (04/03/2026). Staf Ahli PKK Sulawesi Barat, Hj. Fatmawati Salim, hadir membawa amanah istimewa, menunaikan nazar terakhir mendiang suaminya, mantan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam kunjungan tersebut, Fatmawati menyerahkan satu unit mimbar masjid baru sebagai bentuk realisasi janji almarhum yang belum sempat terwujud semasa hidup. Penyerahan ini disaksikan langsung oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, dan puluhan jamaah yang memadati area ibadah.

Fatmawati mengungkapkan bahwa keinginan mengganti mimbar tersebut lahir dari kepekaan almarhum saat melaksanakan ibadah di desa tersebut beberapa bulan lalu.

“Ini adalah nazar beliau. Saat almarhum memberikan khutbah di sini beberapa bulan lalu, beliau memperhatikan kondisi mimbar yang sudah mulai rapuh,” kenang Fatmawati.

Usai ibadah kala itu, almarhum sempat berucap ingin mengganti fasilitas tersebut agar jamaah dan khatib merasa lebih nyaman.

“Beliau belum sempat mewujudkannya secara langsung, maka hari ini saya hadir untuk melanjutkan niat baik tersebut dan menyampaikan amanah almarhum kepada masyarakat Cabulung,” ungkapnya.

Aksi nyata ini mendapat apresiasi mendalam dari warga setempat. Salah seorang tokoh masyarakat Cabulung mengaku terharu dengan perhatian yang diberikan oleh keluarga almarhum Salim S. Mengga.

“Kami sangat berterima kasih. Mimbar ini bukan sekadar fasilitas ibadah fisik, melainkan simbol kepedulian almarhum yang tak putus kepada kami. Meski beliau telah tiada, jejak kebaikannya tetap hadir melalui Ibu Fatmawati,” ungkapnya.

Pihak pengurus masjid berharap bantuan ini dapat menambah kekhusyukan jamaah dalam beribadah. Lebih dari itu, mimbar ini diharapkan menjadi pengingat bagi warga akan dedikasi dan jasa almarhum Salim S. Mengga terhadap pembangunan spiritual dan sosial di Kabupaten Polewali Mandar, khususnya di wilayah Mapilli.

Dengan penyerahan ini, Fatmawati berharap hubungan silaturahmi antara keluarga almarhum dengan masyarakat Dusun Cabulung tetap terjaga erat melalui semangat gotong royong dan nilai-nilai keagamaan.