Ruang Redaksi – Organisasi pengusaha penggilingan padi dan beras yang tergabung dalam Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (PERPADI) Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar aksi sosial bertajuk “PERPADI Berbagi”. Aksi ini menyasar masyarakat ekonomi lemah di wilayah pesisir Kabupaten Polewali Mandar (Polman).
Dalam kegiatan yang berlangsung khidmat ini, PERPADI menyalurkan total 2 ton beras kualitas terbaik untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok warga selama menjalankan ibadah puasa di tengah kondisi ekonomi yang menantang.
Ketua DPD PERPADI Sulbar, Ajbar, mengungkapkan bahwa inisiatif ini lahir dari rasa empati para pengusaha terhadap kondisi ekonomi masyarakat saat ini. Menurutnya, Ramadan adalah momentum yang tepat untuk memperkuat solidaritas sosial.
“Kami sadar betul kondisi ekonomi saat ini masih kurang baik. Terutama di bulan Ramadan, kebutuhan masyarakat meningkat. Ini adalah bentuk kepedulian kami, para pengusaha penggilingan dan beras, khususnya bagi warga di wilayah pesisir yang membutuhkan,” ujar Ajbar.

Senada dengan Ajbar, Ketua DPC PERPADI Polman, Hamzah Syamsuddin, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan upaya untuk meraih keberkahan di bulan suci.
“Momentum Ramadan sebagai bulan penuh berkah menjadi kesempatan bagi kami untuk berbagi. Tentu harapannya, apa yang kami berikan mendapat keberkahan dan pahalanya dilipatgandakan oleh Allah SWT,” ungkap Hamzah.
Mengenai teknis penyaluran, Bendahara DPD PERPADI, Sabaruddin, menjelaskan bahwa bantuan didistribusikan secara merata di dua titik lokasi berbeda yakni Desa Pambusuang 1 Ton Beras dan Desa Karama 1 Ton Beras.
“Beras ini murni merupakan sumbangan kolektif dari anggota PERPADI. Kami hanya meneruskan amanah ini kepada masyarakat yang memang berhak menerima,” pungkas Sabaruddin.
Aksi sosial ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Kehadiran PERPADI diharapkan dapat menginspirasi kelompok usaha lain untuk turut serta membantu menstabilkan beban ekonomi masyarakat, terutama dalam menjaga ketersediaan pangan di tingkat rumah tangga selama Ramadan hingga Idul Fitri mendatang.




