Ruang Redaksi — Bupati Polewali Mandar (Polman), Samsul Mahmud, resmi melantik dan memimpin pengambilan sumpah jabatan bagi 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Polman. Prosesi sakral dan penuh khidmat ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Polman pada Jumat (3/7/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Acara pelantikan ini disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Polman Andi Nursami Masdar, Sekretaris Daerah Polman, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Camat se-Kabupaten Polman. Turut hadir keluarga dan kerabat dekat dari para pejabat yang dilantik untuk memberikan dukungan.

Pelantikan ini membawa harapan baru bagi pembenahan lini krusial di Pemerintahan Kabupaten Polman. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah penuntasan persoalan di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK).

Bupati Samsul Mahmud dalam arahannya mematok target ambisius agar masalah yang mandek di DLHK dapat diselesaikan dalam kurun waktu enam bulan ke depan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Polman, Fahri Fadly, menyatakan dukungannya terhadap komitmen bersama ini. Ia berharap 10 pejabat yang baru dilantik dapat langsung tancap gas dan memaksimalkan kinerja mereka demi menjawab kebutuhan masyarakat.

“Tentu kita mempunyai komitmen bersama bagaimana di 10 jabatan ini betul-betul bekerja dengan baik. Terkait dengan persoalan DLHK, tadi Bupati menyampaikan targetnya insyaallah mudah-mudahan bisa diselesaikan dalam 6 bulan,” ujar Fahri Fadly.

Lebih lanjut, Fahri Fadly menekankan bahwa berbagai persoalan yang dihadapi oleh 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru berganti pimpinan—maupun OPD lainnya—merupakan Pekerjaan Rumah (PR) bersama. Masalah-masalah daerah tidak akan bisa selesai tanpa adanya kerja tim yang solid.

“Ini menjadi PR bersama antara pemerintah daerah, Bupati, Wakil Bupati, Sekda, dan seluruh perangkat daerah guna menyelesaikan persoalan yang ada di Kabupaten Polman. Saya mengapresiasi pelantikan 10 pejabat ini,” tambahnya.

Di akhir penyampaiannya, Fahri menegaskan bahwa kunci keberhasilan pembangunan daerah berada pada sinergi yang kuat antara lembaga eksekutif dan legislatif.

“Harapan kami sebagai pimpinan DPRD dan seluruh anggota DPRD, kita harus terus berkolaborasi bersama untuk menyelesaikan setiap persoalan yang ada di Kabupaten Polman,” pungkasnya.