Ruang Redaksi – Seorang warga Kelurahan Tinambung, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, ditemukan tewas setelah diterkam buaya di Sungai Mandar.
Korban bernama Mukhlis, warga Dusun Kandeapi, ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah hilang selama tiga jam.
Jasad korban ditemukan oleh tim gabungan dari unsur Polri, TNI, Damkar, dan warga. Jasad korban ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian. Saat ditemukan, terdapat luka gigitan parah pada bagian dada korban.
Petugas gabungan harus menyisir aliran sungai yang keruh dan berarus deras menggunakan perahu hingga ke arah muara. Kewaspadaan tingkat tinggi diterapkan tim SAR karena keberadaan buaya yang diduga masih berkeliaran di area pencarian. Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Camat Tinambung, Muh Rifai, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi pasca-salat Maghrib. Menurut laporan yang ia terima, korban sedang mandi di pinggir sungai sebelum tiba-tiba diserang oleh predator tersebut.
“Korban awalnya dilaporkan hilang saat mandi di sungai. Ada warga yang sempat mendengar teriakan minta tolong dan melihat tubuh korban diseret ke tengah sungai,” ujar Muh Rifai di lokasi kejadian.
Menurutnya, setelah berhasil di temukan, korban kemudian di evakuasi kepinggir sungai untuk diserahkan ke pihak keluarga.
“Berkat kerja sama Tim Basarnas, Pemadam Kebakaran, dan Warga sekitar korban berhasil ditemukan, meskipun secara logika akan sulit ditemukan karena malam hari dan airnya keru,” ungkapnya.
Pemerintah setempat mengeluarkan imbauan tegas agar masyarakat yang beraktivitas di sepanjang bantaran Sungai Mandar meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, petugas dan warga berencana melakukan perburuan terhadap buaya tersebut guna mengantisipasi adanya korban susulan.
Kondisi di sekitar lokasi saat ini masih diliputi kecemasan, mengingat Sungai Mandar merupakan salah satu akses utama warga untuk beraktivitas sehari-hari.




