Ruang Redaksi – Sebuah aksi penyelamatan dramatis terjadi di Desa Bubun Batu, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, pada Senin (31/8/2026).
Tim SAR gabungan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamasa berhasil mengevakuasi seorang lansia berusia 80 tahun yang terkepung kobaran api dan asap tebal akibat kebakaran lahan.
Korban bernama Martha terjebak di pondok kediamannya saat api dengan cepat menghanguskan kebun milik warga dan merembet ke kawasan hutan pinus di sekitar permukiman.
Saat kejadian, Nenek Martha sedang sendirian di rumah karena cucu yang tinggal bersamanya sedang bersekolah di sekolah dasar (SD) setempat.
Personel Basarnas Mamasa, Farid, menjelaskan bahwa proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan dan memakan waktu sekitar 30 menit. Tebalnya kobar asap di sekitar lokasi sempat menyulitkan petugas untuk menembus titik keberadaan korban.
“Korban kami temukan sudah di luar rumah. Namun, area sekitar rumahnya sudah terkepung asap tebal dan api. Beruntung ada warga yang lari berteriak meminta bantuan, sehingga kami langsung merespons dan menerobos lokasi untuk mengevakuasi Nenek Martha,” ujar Farid, Selasa (1/9/2026).
Lantaran kondisi medan yang berbahaya dan diselimuti kobaran api, petugas terpaksa menggendong lansia tersebut untuk membawanya ke tempat yang lebih aman.
Akibat terlalu banyak menghirup asap, Nenek Martha sempat mengalami sesak napas sesaat setelah dievakuasi. Tim medis dan petugas gabungan langsung memberikan pertolongan pertama berupa bantuan oksigen hingga kondisinya berangsur membaik dan stabil.
Kebakaran yang melanda kawasan tersebut diperkirakan telah menghanguskan lebih dari 3 hektar lahan perkebunan warga dan area hutan pinus. Hingga saat ini, petugas gabungan masih disiagakan di lokasi untuk melakukan pemantauan dan pemadaman di sejumlah titik api guna meminimalisasi risiko penyebaran yang lebih luas.
Penyebab pasti munculnya titik api yang memicu kebakaran tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.




