Ruang Redaksi – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) bersama Tim Resmob Polresta Mamuju berhasil meringkus seorang pelaku pencurian dengan kekerasan (jambret) yang kerap meresahkan warga. Pelaku diketahui kerap melancarkan aksinya di wilayah Kota Mamuju dengan modus menyamar sebagai pengemudi ojek online (ojol).
Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi, mengungkapkan bahwa pelaku bernama Irfan Suandi (28), warga asli Kota Mamuju.
Penangkapan ini dilakukan setelah polisi menerima laporan dari dua orang korban perempuan yang menjadi sasaran aksi kejahatan pelaku di dua lokasi berbeda.
“Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui telah menjambret di dua titik, yaitu di Jalan menuju RS Regional Sulbar yang kondisinya memang dikenal sepi serta di Jalan Sultan Hasanuddin, Mamuju,” ujar Ferdyan dalam keterangannya yang diterima Rabu (24/6/2026).
Dalam menjalankan aksinya, Irfan sengaja memanfaatkan atribut ojek online berupa jaket Grab. Modus ini ia gunakan untuk mengelabui masyarakat sekitar sekaligus menyamarkan gerak-geriknya agar tidak memicu kecurigaan saat mengintai korban. Selain itu, pelaku secara spesifik membidik kaum perempuan sebagai target utamanya.
Menurut pengakuannya kepada penyidik, korban perempuan dipilih karena dianggap lebih mudah ditaklukkan dan kecil kemungkinan untuk memberikan perlawanan fisik saat barang bawaannya dirampas.
Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti penting yang digunakan saat beraksi maupun barang yang diduga kuat sebagai hasil kejahatan, seperti 1 unit ponsel (handphone) milik korban, 1 lembar jaket Grab warna hijau, 1 lembar celana pendek warna biru, 1 pasang sandal merek Yumeida, 1 buah helm bogo warna abu-abu dan 1 unit sepeda motor Honda Genio warna hitam dengan aksen stiker merah.
Saat ini, Irfan beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Markas Polresta Mamuju guna menjalani proses pemeriksaan dan hukum lebih lanjut.
Kombes Pol Ferdyan memberikan apresiasi tinggi atas gerak cepat Tim URC dan Resmob Polresta Mamuju dalam memburu dan melumpuhkan pelaku. Ia menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bukti keseriusan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Mamuju.
Guna mencegah kejadian serupa, Kapolresta juga mengimbau warga Mamuju agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika berkendara sendirian melewati jalanan sepi atau pada jam-jam rawan.
“Kami meminta masyarakat untuk tetap waspada. Jika melihat pergerakan yang mencurigakan atau menjadi korban tindak kriminalitas, segera laporkan ke Polresta Mamuju agar bisa langsung kami tindak lanjuti,” pungkasnya.



