Ruang Redaksi – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) resmi menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) serentak untuk masa bakti 2026–2031. Agenda konsolidasi organisasi yang dipusatkan di Kecamatan Campalagian pada Selasa (25/8/2026) ini diikuti oleh tiga kecamatan sekaligus, yakni Campalagian, Luyo, dan Tutar.
Kegiatan yang dihadiri oleh puluhan kader Golkar dari berbagai wilayah di Kabupaten Polman ini dibuka langsung oleh Ketua DPD Golkar Polman, Masri Bahri.
Koordinator Wilayah Tiga, Muhammad Yusuf Tato, menjelaskan bahwa pelaksanaan Muscam serentak ini bertujuan utama untuk memilih nakhoda baru beserta jajaran pengurus di tingkat kecamatan.
“Musyawarah ini menjadi momentum penting untuk berkumpul bersama dan merumuskan program kerja strategis Partai Golkar untuk periode 2026–2031,” ujar Yusuf Tato.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran pengurus DPD Golkar Polman.
Dalam pengarahannya, Ketua DPD Golkar Polman, Masri Bahri, menegaskan bahwa Muscam serentak ini merupakan langkah krusial dalam melakukan penataan dan konsolidasi internal organisasi.
“Inti dari acara kita hari ini adalah konsolidasi organisasi. Ini bagian penting untuk menyiapakan Partai Golkar dalam menghadapi kontestasi politik ke depan. Tidak ada pilihan bagi partai politik selain masuk ke dalam pertarungan dan memenangkannya di seluruh level,” tegas Masri.
Ia menekankan pentingnya penguatan struktur hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan karena jajaran di tingkat bawah inilah yang menjadi ujung tombak pergerakan partai. Seluruh kader diharapkan memiliki kesadaran dan tanggung jawab bersama untuk membesarkan serta memenangkan partai.
Di hadapan para kader, Masri mengingatkan kembali agar seluruh elemen Golkar memegang teguh doktrin karya kekaryaan dengan selalu hadir dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Ia mencontohkan rekam jejak kader-kader terbaik Golkar yang telah memberikan kerja nyata bagi Polman dan Sulawesi Barat, seperti kepemimpinan Bupati Polman, Samsul Mahmud, kiprah Anggota DPD RI asal Sulbar Jufri Mahmud, hingga kerja-kerja politik Ketua dan Anggota Fraksi DPRD Polman.
“Tugas kita bersama adalah memberikan karya nyata di tengah masyarakat. Kader Golkar harus terlibat aktif, mendengarkan, dan menyalurkan aspirasi serta kepentingan masyarakat,” lanjutnya.
Menghadapi agenda politik mendatang, DPD Golkar Polman mematok target optimistis untuk mendulang suara dan kursi di lembaga legislatif.
Masri Bahri menargetkan Golkar Polman mampu meraih minimal 10 kursi di DPRD Kabupaten Polman dan merebut minimal 4 kursi untuk DPRD Provinsi Sulawesi Barat.




