Ruang Redaksi – Polresta Mamuju berhasil menangkap seorang pemuda spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sekaligus pencuri kotak amal masjid yang kerap meresahkan warga. Pelaku berinisial MAR (19) dibekuk saat hendak melancarkan aksi berikutnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

MAR tak berkutik ketika diringkus oleh tim gabungan yang terdiri dari Tim URC, Tim Resmob, dan personel Polsek Kalukku Polresta Mamuju. Ia tertangkap basah saat diduga kuat hendak membobol kotak amal di Masjid 45 Syuhada, Kecamatan Kalukku, Mamuju, pada Jumat dini hari (19/6/2026).

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, membenarkan adanya penangkapan terhadap pemuda yang berdomisili di Jalan Abd Malik Pattana Endeng, Mamuju tersebut.

“Benar, terduga pelaku berinisial MAR (19) telah diamankan oleh gabungan Tim URC, Resmob, dan personel Polsek Kalukku,” ujar Iptu Herman.

Dari hasil pemeriksaan awal pihak kepolisian, MAR ternyata memiliki rekam jejak aksi kriminal yang cukup panjang di wilayah hukum Mamuju. Kepada penyidik, pelaku mengakui sejumlah aksi kejahatan yang telah dilakukannya.

Seperti, menggasak satu unit Honda Beat yang tengah terparkir di depan Masjid SMP Negeri 2 Mamuju. Membobol kotak amal di Masjid RSUD Mamuju dan menggasak uang tunai senilai lebih dari Rp1 juta.

Terduga pelaku juga mengaku telah membobol empat kotak amal di masjid berbeda yang tersebar di wilayah Kabupaten Mamuju.

“Pengakuan terkait empat kotak amal lainnya saat ini masih terus didalami oleh penyidik guna memastikan total kerugian serta lokasi pasti kejadian yang melibatkan pelaku,” jelas Iptu Herman.

Saat ini, MAR masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Mamuju. Polisi tengah melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pelaku dalam jaringan atau tindak pidana lainnya.

Secara terpisah, Kapolresta Mamuju Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi memberikan apresiasi yang tinggi atas kerja sama solid dan respons cepat dari personel gabungan di lapangan. Langkah cepat ini dinilai berhasil meredam keresahan masyarakat terhadap aksi pencurian tempat ibadah.

Kombes Pol Ferdyan juga mengimbau masyarakat Mamuju agar tidak lengah dan terus meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing.

“Kami meminta masyarakat untuk segera melaporkan ke pihak kepolisian terdekat apabila melihat atau mengetahui adanya tindak pidana maupun aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar,” pungkasnya.