Ruang Redaksi — Musibah kebakaran hebat melanda pemukiman warga di Desa Botto, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, pada Kamis dini hari (09/04/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Insiden yang terjadi sesaat setelah pemilik rumah menggelar hajatan ini menghanguskan dua unit rumah beserta harta benda di dalamnya.

Api pertama kali terlihat berkobar sekitar pukul 04.12 WITA dari kediaman pria bernama Ta’ling (39). Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, keluarga tersebut baru saja selesai melaksanakan acara hajatan sebelum si jago merah mengamuk.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) UPTD Polman segera bergerak cepat setelah menerima laporan pada pukul 04.12 WITA. Armada pertama tiba di lokasi 15 menit kemudian dan langsung melakukan upaya pemadaman total.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Selain dua bangunan rumah yang rata dengan tanah, sejumlah harta benda berharga milik korban tidak sempat diselamatkan.

Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kab. Polman, Imran, mengatakan ada 2 Unit Rumah (Rusak Berat) milik Bachtiar (56) dan Ta’ling (39).

“Ada juga 8 Unit Sepeda Motor hangus terbakar dan Uang Tunai senilai Rp15 juta yang ikut ludes dilalap api,” kata Imran, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, pihaknya mengerahkan 6 unit Armada Untuk menjinakkan api agar tidak merembet ke rumah warga lainnya.

“pihak Damkar menurunkan total 6 unit armada dari berbagai pos, 4 Unit dari Pos Induk Polewali, 1 Unit dari Pos Wonomulyo dan 1 Unit dari Pos Campalagian,” ungkapnya.

“Petugas menggunakan berbagai teknik pemadaman, mulai dari pendinginan hingga lokalisir untuk memutus rantai unsur api. Api berhasil dikuasai sepenuhnya dalam waktu sekitar 30 menit,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya api masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian setempat. Petugas telah memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk kepentingan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Pemerintah daerah melalui UPTD Damkar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama setelah melakukan aktivitas besar yang melibatkan instalasi listrik atau penggunaan api di dalam rumah.