Ruang Redaksi – Semangat syiar Islam terpancar dari Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-38 tingkat desa resmi dibuka oleh Staf Ahli PKK Sulawesi Barat, Hj. Fatmawati Salim, di Masjid Raodatul Amin pada Sabtu (7/3/2026).
Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan antusiasme tinggi dari warga yang memadati area masjid. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Beru-Beru, jajaran tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta para peserta lomba dari berbagai dusun.
Dalam sambutannya, Fatmawati Salim hadir mewakili Ketua Tim Penggerak PKK Sulawesi Barat yang berhalangan hadir karena agenda lain yang mendesak. Ia menyampaikan salam hangat sekaligus permohonan maaf dari Ketua PKK Sulbar kepada seluruh masyarakat Desa Beru-Beru.
“Beliau menitipkan salam hormat untuk seluruh warga. Karena ada agenda yang bersamaan, saya mewakili beliau untuk menyampaikan pesan dan membuka secara resmi kegiatan yang mulia ini,” ungkap Fatmawati.
Fatmawati menekankan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan suara indah, melainkan instrumen penting dalam membangun karakter generasi muda yang berakhlak mulia di tengah perkembangan zaman.
“Melalui MTQ ini, kita ingin membangun generasi yang tidak hanya mahir membaca Al-Qur’an secara lisan, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Inilah generasi Islami yang berdaya saing dan mampu memberi kontribusi positif bagi bangsa,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh orang tua dan masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadan ini untuk lebih mendekatkan anak-anak kepada Al-Qur’an.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Fatmawati menyerahkan bantuan mushaf Al-Qur’an kepada Pemerintah Desa Beru-Beru untuk menunjang pembinaan keagamaan di desa tersebut.
Kepala Desa Beru-Beru, Asnawi, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran perwakilan PKK Provinsi Sulawesi Barat. Menurutnya, dukungan dari tingkat provinsi memberikan motivasi tambahan bagi anak-anak di desanya.
“Kami merasa sangat terhormat. MTQ ini merupakan agenda rutin kami untuk mendidik karakter anak-anak melalui pendidikan agama sejak dini, sekaligus menyemarakkan bulan suci Ramadan,” kata Asnawi.
MTQ ke-38 Desa Beru-Beru ini dijadwalkan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan. Berbagai cabang lomba tilawah akan diikuti oleh kafilah-kafilah utusan dusun di wilayah Desa Beru-Beru, yang diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan berkelanjutan bagi qari dan qariah lokal (Rls).




