Ruang Redaksi – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) memastikan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji pokok bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) akan terealisasi pada pertengahan Maret 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya pemerintah daerah menjaga kesejahteraan pegawai menjelang Idulfitri.
Melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Pemkab Polman telah mengalokasikan anggaran fantastis sebesar Rp46 miliar yang diperuntukkan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penuh Waktu.
Plt Kepala BKAD Polman, Musyrifah Aliah, menjelaskan bahwa angka Rp46 miliar tersebut masih bersifat fluktuatif karena pihaknya tengah melakukan penghitungan mendalam terkait perubahan besaran pajak.
“Kami asumsikan anggarannya mencapai Rp46 miliar. Petunjuk Teknis (Juknis) dari Kementerian Keuangan baru kami terima Rabu malam, sehingga saat ini kami sedang dikebut menyusun Peraturan Bupati (Perbup) terkait pembayaran THR tersebut,” ujar Musyrifah Kamis (5/3/2026).
Setelah Perbup rampung, pemkab akan segera mengajukan persetujuan ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk diterbitkannya Peraturan Gubernur (Pergub). Jika seluruh tahapan administrasi ini berjalan lancar, THR dipastikan cair paling lambat pekan depan.
Berbeda dengan kategori Penuh Waktu, PPPK Paruh Waktu dilaporkan belum masuk dalam alokasi anggaran THR saat ini. Namun, Musyrifah menegaskan agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera mencairkan honorer yang telah tertunggak selama dua bulan.
“Pimpinan OPD diminta segera menuntaskan perjanjian kerja bagi PPPK Paruh Waktu untuk mempercepat pencairan honor dua bulan yang belum terbayar,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Polman, Nursaid Mustafa, menyatakan komitmennya untuk mengupayakan pembayaran tepat waktu.
“Insya Allah gaji dan THR mungkin di pertengahan bulan ini dibayarkan. Kita sudah alokasikan khusus untuk belanja wajib di bulan Maret,” kata Nursaid.
Mengenai peluang THR bagi PPPK Paruh Waktu, Sekda menyebutkan bahwa pemerintah daerah masih meninjau ketersediaan anggaran daerah.
“Tentu kita harus melihat ketersediaan dananya. Namun, jika memang ada celah fiskal yang memungkinkan, kami akan upayakan semaksimal mungkin,” pungkas Nursaid.
Dengan kepastian ini, ribuan ASN di lingkungan Pemkab Polman diharapkan dapat menyambut hari raya dengan lebih tenang dan sejahtera.




