Ruang Redaksi — Panitia Penyelenggara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak dan Pengganti Antar Waktu (PAW) Tahun 2026 menggelar tahapan ujian wawancara bagi para bakal calon kepala desa (bacakades) di Ruang Pola Kantor Bupati Polewali Mandar (Polman), Kamis (1/10/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ujian seleksi tambahan ini diikuti oleh 51 orang bakal calon dari desa-desa yang memiliki jumlah pendaftar melebihi kuota maksimal sesuai dengan aturan perundang-undangan.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Polman, Abdal Munir, menjelaskan bahwa seleksi tambahan ini wajib digelar untuk desa yang memiliki bacakades lebih dari 5 orang pada Pilkades serentak, serta lebih dari 3 orang pada Pilkades PAW.

“Ini merupakan bagian dari seleksi tambahan bagi desa yang pendaftarnya kemarin lebih dari 5 orang untuk Pilkades serentak, dan lebih dari 3 orang untuk Pilkades PAW,” terang Abdal Munir di Ruang Pola Kantor Bupati Polman, Kamis (1/10/2026).

Abdal Munir menguraikan, terdapat tujuh desa yang mengikuti seleksi tambahan Pilkades serentak karena jumlah pendaftarnya melampaui batas maksimal, seperti Desa Bala (Kecamatan Balanipa), Desa Ongko (Kecamatan Campalagian), Desa Lagi-Agi (Kecamatan Campalagian), Desa Mapilli Barat (Kecamatan Luyo), Desa Puccadi (Kecamatan Luyo) Desa Batupanga Daala (Kecamatan Luyo) dan Desa Tapang (Kecamatan Tapango)

Sementara itu, untuk kategori Pilkades PAW, terdapat satu desa yang diikutkan dalam tahapan seleksi tambahan ini, yakni Desa Ugi Baru (Wonomulyo) di mana jumlah pendaftarnya mencapai 5 orang.

Dalam tahapan ujian wawancara ini, para peserta diuji langsung oleh tim penguji yang terdiri dari lima orang penguji dengan latar belakang dan materi uji yang berbeda.

“Tim penguji terdiri dari 5 unsur, di antaranya Asisten III Setda Polman, akademisi, pejabat/ASN Pemkab Polman, serta perwakilan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat,” jelas Abdal Munir.

Mengenai kehadiran peserta, Abdal Munir mengungkapkan ada satu orang bacakades dari Desa Mapilli Barat yang tidak hadir dan dikonfirmasi mengundurkan diri dari pencalonan.

“Kemarin ada (tidak hadir) satu orang dari Bakal calon dari desa Mapilli Barat. Hari ini yang bersangkutan belum datang. Informasi dari panitia Desa katanya memang mau mengundurkan diri,” pungkasnya.