Ruang Redaksi — Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat (Kesmas) STIKes Bina Bangsa Majene, Nur Faikah Azzahra, sukses mencuri perhatian dalam rangkaian program Student Mobility lintas negara di civitas akademika UCSI University, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (3/10/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dihadapan Civitas Akademisi UCSI University, Faikah mempresentasikan gagasan strategis mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam bidang kesehatan masyarakat.

Dalam pemaparannya yang bertajuk “Artificial Intelligence (AI) in Public Health”, Faikah mengulas bagaimana teknologi kecerdasan buatan dapat melepaskan potensi besar untuk mentransformasi sektor kesehatan.

Fokus utamanya mencakup optimalisasi analisis data kesehatan berukuran besar, deteksi serta pemantauan penyebaran penyakit secara real-time, hingga penguatan efisiensi pelayanan kesehatan publik di era digital.

Presentasi di UCSI University tersebut merupakan bagian dari agenda Student Mobility yang mencakup tiga negara sekaligus, yakni Malaysia, Thailand, dan Singapura.

Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar global, memperluas jejaring akademik, serta memperkaya wawasan lintas budaya para mahasiswa.

Keikutsertaan Faikah dalam ajang internasional ini menjadi langkah nyata STIKes Bina Bangsa Majene dalam mendorong mahasiswanya agar adaptif terhadap perkembangan teknologi global.

Selain mengasah kompetensi akademik, keterlibatan aktif ini juga menjadi sarana melatih kepercayaan diri dan kolaborasi antabangsa.

Melalui pengalaman berharga ini, lulusan Kesehatan Masyarakat diharapkan tidak hanya menguasai teori dasar, tetapi juga siap menjadi pemrakarsa inovasi berbasis teknologi digital demi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di masa depan.