Ruang Redaksi – Kabupaten Polewali Mandar kembali menunjukkan dominasinya sebagai penghasil ternak unggulan di Sulawesi Barat. Hal ini dibuktikan dengan terpilihnya empat sapi asal Kecamatan Wonomulyo, sebagai sapi kurban Bantuan Masyarakat (Banmas) Presiden RI untuk wilayah Sulbar.
Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, meninjau langsung sapi jenis Limosin yang merupakan sapi terberat Banmas Presiden yang memiliki bobot sekitar 1,15 ton bernama “Bagong” yang ada di Desa Sumberjo pada Kamis (7/5/2026).
Dalam kunjungannya, Bupati menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan prestasi tahunan yang terus dipertahankan.
Prestasi daerah ini terlihat dari banyaknya sapi asal Polman yang lolos seleksi ketat. Meski disalurkan ke berbagai kabupaten, sumber ternak utama tetap berasal dari Bumi Tipalayo.
“Alhamdulillah hari ini kita lagi berada di tempat peternakan sapi yang menjadi salah satu sapi kurban bapak presiden prabowo dan kita lihat sapi ini sehat dengan berat 1,1 ton dan ini siap untuk disalurkan pada saat idul adha nanti.” Kata Samsul Mahmud, kepada wartawan.
Ia menambahkan bahwa peran Polman sebagai pemasok sapi kepresidenan sudah berlangsung selama beberapa tahun terakhir.
“Tadi kami sampaikan beberapa tahun terakhir ini kami mendapat anugrah karena selalu menyuplai sapi kurban bapak presiden untuk daerah disekitar Sulawesi barat. Tahun ini terbanyak karena ada 4 ekor dari 20 ekor yang diseleksi,” tegas Samsul.

Pencapaian ini tidak lepas dari sinergi antara peternak dengan tenaga ahli di lapangan. Bupati menyatakan rasa terima kasihnya atas bantuan Presiden yang memercayakan sapi dari peternak lokal Polman.
“Tentu kami atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Polewali Mandar sangat berterimakasih atas bantuannya mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk kami,”ujarnya.
Sebagai upaya menjaga prestasi daerah ini, Pemkab Polman berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas ternak melalui pendampingan intensif.
“Tentu kami bekerja sama dengan penyuluh petugas yang ada di Kabupaten Polewali Mandar untuk terus melakukan pendampingan penyuluhan dan memberikan kapasitas bagaimana mengelola dan meningkatkan kualitas dan berat badan serta pakan ternak,” jelasnya.
“InsyaAllah pemerintah daerah akan hadir dan mensupport sebagai solusi untuk kesejahteraan para peternak di polewali mandar. Ini sapi terbesar kalau di provinsi sulawesi barat,” tambahnya.
Dengan bobot mencapai 1.150 kg, Bagong milik peternak Muh Nur ini resmi menjadi sapi kurban Banmas Presiden terbesar yang akan dibagikan di Sulawesi Barat tahun ini.




