Ruang Redaksi – Perbukitan Desa Pallis, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, kembali dikepung si jago merah pada Selasa (25/8/2026) malam.
Dua titik api terpantau membakar vegetasi kering di Buttu Tondo dan Buttu Pallis. Medan yang sempit, terjal, dan berbatasan langsung dengan jurang membuat armada pemadam kebakaran tidak dapat menembus lokasi. Alhasil, petugas Damkar bersama warga setempat terpaksa berjibaku memadamkan api secara manual menggunakan alat seadanya.
Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polman, Imran, membenarkan kendala geografis tersebut dalam laporan operasionalnya.
“Warga atau masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan dan selalu waspada terhadap potensi titik api baru, terutama pada kondisi cuaca panas dan angin kencang,” tegas Imran dalam imbauan resminya.
Kronologi Kejadian Selasa Malam
Peristiwa ini pertama kali dilaporkan pada pukul 18.42 WITA oleh seorang tenaga pendidik SDN 020 Pallis yang melihat kobaran api di pinggir jalan Buttu Tondo usai mengajar.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Damkar Posko Induk Matakali yang berdomisili di Desa Pallis langsung melakukan verifikasi lapangan pukul 19.05 WITA. Hasil pemantauan mengonfirmasi adanya dua titik api:
Titik Pertama (Buttu Tondo)
Api membesar di lereng bawah dan merambat cepat pada vegetasi kering. Petugas bersama warga Dusun Tondo melakukan penanganan manual dengan menepuk-nepuk ranting pohon ke permukaan lahan. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 19.55 WITA.
Titik Kedua (Buttu Pallis)
Api terpantau di bagian atas dan mulai merambat menuruni lereng. Karena lokasinya terisolasi dari akses kendaraan dan angin bertiup kencang, tim memantau pergerakan api sambil menyiagakan armada Posko Tinambung dan Polman. Api akhirnya dipastikan padam total pada pukul 22.32 WITA.
Rekam Jejak Kebakaran Lahan di Desa Pallis (Juli–Agustus 2026)
Insiden Selasa malam menambah panjang catatan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda perbukitan Desa Pallis sepanjang musim kemarau tahun ini:
5 Juli 2026: Kebakaran pertama melanda Buttu Pallis, Dusun Baruga. Warga berjaga hingga api padam menjelang tengah malam.
9 Agustus 2026: Tiga hektare lahan rumput kering terbakar di Dusun Tondo. Pemadaman memakan waktu lebih dari satu jam oleh Regu Damkar Posko Tinambung.
19 Agustus 2026: Kebakaran melanda area dekat permukiman warga Desa Pallis. Respons cepat tim berhasil melokalisasi api sebelum merembet ke bangunan rumah.
22 Agustus 2026: Lima hektare lahan kering di Dusun Tondo terbakar. Pada malam yang sama, tim juga menangani kebakaran lahan seluas satu hektare di Buttu Cipping, Desa Batulaya, Kecamatan Tinambung.
23 Agustus 2026: Api membakar area perbukitan ke arah Pegunungan Lambanan. Akses medan yang ekstrem membuat lokasi tidak dapat dijangkau hingga api padam dengan sendirinya.
25 Agustus 2026: Dua titik api kembali muncul di Buttu Tondo dan Buttu Pallis, berhasil ditangani secara manual oleh petugas dan warga setempat.
Mengingat kondisi cuaca panas dan vegetasi yang mengering rentan terpicu, Damkar Polman mengingatkan warga untuk tidak membakar sampah tanpa pengawasan serta tidak membuang puntung rokok sembarangan di kawasan perkebunan dan perbukitan.




