Ruang Redaksi – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menunjukkan gerak cepat dalam menangani dampak bencana alam di wilayahnya. Bupati Polman, Samsul Mahmud, memimpin langsung penyaluran bantuan kepada warga terdampak yang tersebar di lima kecamatan, bertempat di Kantor Kecamatan Campalagian, Senin (16/2/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Adapun wilayah penerima manfaat yakni Kecamatan Limboro, Kecamatan Mapilli, Kecamatan Tinambung, Kecamatan Campalagian dan Kecamatan Balanipa.

Dalam arahannya, Bupati Samsul Mahmud menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah daerah bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Ia menjelaskan bahwa Pemkab Polman telah menyiagakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk memastikan respons cepat terhadap setiap bencana.

“Bantuan ini mungkin tidak sepenuhnya mengganti kerugian materiil warga, namun ini adalah bentuk dukungan moral dan kehadiran pemerintah untuk meringankan beban saudara-saudara kita,” ujar Samsul Mahmud di hadapan warga.

Mengingat kondisi cuaca yang mulai memasuki musim kemarau, Bupati juga memberikan imbauan khusus terkait potensi bahaya kebakaran.

Ia meminta warga untuk lebih teliti dalam penggunaan instalasi listrik dan aktivitas dapur yang berisiko.

“Bencana itu tidak bisa diprediksi. Saya minta masyarakat lebih berhati-hati. Pak camat dan para kepala desa harus aktif mengingatkan warga agar selalu waspada,” tegasnya.

Berdasarkan laporan dari Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Polewali Mandar, Andi Candra Sigit, terdapat 12 Kepala Keluarga (KK) yang menerima bantuan pada tahap ini. Penentuan penerima didasarkan pada hasil verifikasi dan pendataan ketat di lapangan pasca-kejadian bencana.

Acara penyerahan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan kecamatan serta para kepala desa dari wilayah terdampak, sebagai bentuk sinergi dalam penanggulangan bencana di Bumi Tipalayo.