Ruang Redaksi – Di saat para pendukung sepak bola mengekspresikan dukungannya lewat jersi atau syal, seorang nelayan di Sulawesi Barat melangkah jauh lebih ekstrem. Yusuf (50), atau lebih dikenal dengan sebutan Pua Raju, menyulap seluruh bangunan rumah panggung miliknya menjadi replika hidup dari kecintaannya pada Tim Nasional Argentina.
Berlokasi di Dusun Majopai, Desa Karama, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, bangunan kayu tradisional berukuran 12 x 6 meter ini kini bertransformasi total menjadi “Rumah Argentina” yang berdiri mencolok di tengah pemukiman warga.
Rumah panggung yang sejatinya berbahan dasar kayu khas Mandar ini tidak lagi menyisakan warna aslinya. Seluruh eksterior bangunan telah dilapisi cat dengan kombinasi garis vertikal biru langit dan putih, meniru persis desain jersi kebanggaan Team Tango.
Seluruh papan kayu penyusun dinding dicat biru-putih rapi, membuat rumah ini langsung dikenali dari kejauhan. Tidak tanggung-tanggung, bagian tangga kayu yang menjadi akses utama naik ke atas rumah panggung serta perabotan di dalamnya juga diberi sentuhan warna senada.
Begitu melangkah ke bagian dalam rumah, pandangan mata langsung disambut oleh transformasi dinding yang penuh dengan poster bintang lapangan hijau Argentina, mulai dari era Diego Maradona hingga Lionel Messi.
“Setiap Piala Dunia, rumah ini pasti saya cat ulang. Supaya rasanya terasa hidup lagi,” kata Pua Raju.

Bagi sang nelayan, mengecat rumah adalah ritual wajib yang melambangkan identitas tempat tinggalnya.
Visualisasi “Rumah Argentina” ini semakin lengkap dengan dekorasi halaman yang diatur sedemikian rupa. Di bagian depan rumah, berkibar bendera Argentina berukuran besar yang langsung berkibar menyambut angin pesisir.
Tepat di bawah kibaran bendera, Pua Raju memasang replika trofi Piala Dunia dan Sepatu Emas (Golden Boot) berukuran mencolok. Tak heran, kombinasi cat rumah yang unik dan dekorasi halaman ini membuat kediaman Pua Raju tampak seperti museum mini sepak bola di tengah desa. Bahkan, perahu yang digunakannya sehari-hari untuk melaut pun tak luput dari sapuan warna biru-putih tersebut.
Menjelang partai puncak Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina dan Spanyol, rumah panggung bernuansa biru-putih ini kini menjadi simbol optimisme tinggi dari pelosok Polewali Mandar.

Pua Raju menaruh harapan besar agar tim kebanggaannya bisa mengangkat trofi juara.
“Kalau prediksi, dari rumah ini saya tetap pilih Argentina yang lolos masuk sebagai juara dunia tahun 2026,” pungkasnya optimistis.




