Ruang Redaksi — Antusias masyarakat Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menyambut kehadiran outlet resmi Browcyl tampak membuncah. Sejak Sabtu (29/8/2026) pagi, outlet yang berlokasi di Jalan Mr. Muhammad Yamin, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali tepat di jalur poros Trans-Sulawesi langsung diserbu ratusan warga.
Outlet ini menjadi sejarah baru bagi Browcyl karena merupakan cabang resmi pertama yang beroperasi di luar wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel).
Pantauan di lokasi menunjukkan warga mulai memadati area toko jauh sebelum operasional dimulai. Padahal, grand opening baru dijadwalkan buka pukul 08.00 WITA. Hanya hitungan jam 900 produk ludes terjual.
Tinggi minat warga tak lepas dari penawaran promo spesial pembukaan, paket buy 1 get 3 seharga Rp55 ribu. Oleh-oleh brownis dan bolu khas Sulawesi menjadi incaran warga.
Supervisor Marketing Browcyl, Muhammad Anshari Shaleh, mengungkapkan bahwa Polman dipilih lantaran memiliki potensi pasar yang sangat menjanjikan di Sulawesi Barat.
“Tahun 2026 ini kami memang berencana ekspansi ke beberapa daerah melalui program kemitraan dan reseller. Polman menjadi kota pertama di luar Sulsel yang kami sasar. Respon warga dan calon mitra di sini sangat luar biasa,” ujar Anshari di sela-sela acara peluncuran.
Meski seluruh lini produksi masih dipusatkan di Makassar untuk menjaga standardisasi rasa, pihak manajemen memastikan rantai distribusi telah dirancang agar kualitas produk tetap terjaga segar saat sampai di tangan konsumen Polman.
“Tantangan utamanya memang pada efisiensi distribusi dan pemilihan lokasi yang strategis. Melihat antusiasme warga yang bahkan sudah datang bertanya sejak dua hari lalu dan rela mengantre dengan tertib pagi ini, kami sangat mengapresiasi kehangatan warga Polman,” jelasnya.
Browcyl tetap mempertahankan ciri khas utamanya, yakni olahan brownies dan bolu berbasis pisang dengan resep orisinal yang membedakannya dari merek lain.

Kehadiran outlet ini disambut hangat oleh warga lokal, salah satunya Kamaria. Ia mengaku bersyukur kini tak perlu lagi menitip atau berkunjung ke Makassar untuk menikmati bolu favoritnya.
“Sebagai pencinta olahan pisang, saya sangat senang. Tempatnya strategis di jalan poros, dan pelayanan stafnya ramah sekali. Tadi saya beli varian cokelat dan pandan, mumpung ada promo beli satu dapat tiga,” tutur Kamaria.
Melihat respons positif pada pembukaan perdana ini, manajemen Browcyl tak menutup kemungkinan untuk berekspansi ke kabupaten lain di Sulawesi Barat, dengan tetap memperhatikan hasil riset dan kajian potensi pasar di setiap wilayah.



