Ruang Redaksi – Duka mendalam menyelimuti warga Kelurahan Matakali, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Seorang bocah perempuan berusia 8 tahun bernama Hani ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di sungai setempat pada Selasa (29/7/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Siswa kelas 2 sekolah dasar tersebut sebelumnya dilaporkan hilang saat sedang bermain di sekitar aliran sungai. Korban baru berhasil ditemukan warga setelah dilakukan proses pencarian selama kurang lebih satu jam.

Salah seorang warga yang ikut melakukan pencarian, Suhardi, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut bermula saat korban sedang mencari tude dan bermain bersama seorang temannya tanpa pengawasan orang dewasa.

“Biasanya kalau main di sungai ada orang dewasa yang mendampingi, tapi kali ini mereka cuma berdua,” ujar Suhardi.

Petunjuk keberadaan korban mulai terkuak ketika teman bermain korban berlari sambil menangis ketakutan. Warga sekitar yang curiga kemudian menanyakan alasan bocah tersebut menangis. Dari situlah diketahui bahwa Hani telah terseret arus dan tenggelam di sungai.

Mendengar kabar tersebut, sekitar 20 warga langsung turun ke sungai untuk melakukan pencarian menyisir aliran air. Setelah satu jam menyisir lokasi, korban akhirnya ditemukan di dasar sungai dalam posisi tengkurap, sekitar 40 hingga 50 meter dari titik awal ia bermain.

“Sungainya cukup dalam sampai 2 meter, tapi tadi lokasi saya temukan korban itu berada dikedalaman sekitar 1 meter,” jelas Suhardi.

Saat ditemukan, warga sempat berupaya memberikan pertolongan pertama. Namun takdir berkata lain, nyawa bocah malang tersebut sudah tidak dapat ditolong.

Jenazah Hani kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka yang berjarak tak jauh dari lokasi kejadian. Isak tangis keluarga dan kerabat pecah saat menyambut kedatangan jenazah bocah SD tersebut.