Ruang Redaksi — Tim gabungan TNI-Polri dan pemerintah desa menggerebek arena judi sabung ayam di area perkebunan Dusun Batupapan, Desa Duampanua, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Selasa (23/6/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan tujuh orang pelaku dan langsung membakar arena perjudian di lokasi.

Penggerebekan sempat diwarnai aksi kejar-kejaran dramatis di medan perbukitan. Puluhan pelaku kocar-kacir melarikan diri saat petugas mengepung lokasi. Polisi bahkan terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk menghentikan langkah para pelaku yang mencoba kabur melalui jalur hutan.

Petugas musnahkan arena sabung ayam dengan cara dibakar. (Foto: Istimewa)

Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Budi Adi, mengungkapkan bahwa operasi ini digelar setelah pihak kepolisian menerima laporan cepat dari masyarakat melalui layanan Call Center 110. Warga setempat mengaku resah dengan aktivitas perjudian yang kerap berlangsung di wilayah tersebut.

“Pelapor menyampaikan adanya kegiatan judi sabung ayam yang sudah cukup meresahkan warga sekitar. Kami langsung tindak lanjuti, berkoordinasi dengan Kodim 1402 Polman serta pemerintah desa, lalu bersama-sama bergerak ke TKP,” kata AKP Budi kepada wartawan.

Selain menangkap tujuh terduga pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, di antaranya 14 ekor ayam aduan dan puluhan sepeda motor yang ditinggalkan oleh pemiliknya yang kabur.

Guna memastikan lokasi tersebut tidak kembali disalahgunakan, petugas gabungan langsung mengambil tindakan tegas dengan membakar seluruh fasilitas dan tenda di arena judi sabung ayam tersebut.

Saat ini, ketujuh pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolres Polman untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga tengah melakukan identifikasi terhadap puluhan kendaraan yang tertinggal guna melacak identitas para pelaku lain yang berhasil meloloskan diri.

“Saat ini kita identifikasi dulu berapa sepeda motor yang berhasil diamankan. Untuk para pelaku yang tertangkap, semuanya akan kita proses sesuai hukum yang berlaku,” tegas AKP Budi.