Ruang Redaksi – Aksi nyata kemanusiaan ditunjukkan oleh personel Brimob Kompi IV Batalyon A Pelopor Polda Sulawesi Barat (Sulbar). Mereka terjun langsung ke lokasi bencana untuk membantu proses pembersihan dan pembongkaran rumah warga yang rusak berat akibat diterjang banjir dan tanah longsor di Dusun Mesa Kada, Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Diketahui, bencana hidrometeorologi yang melanda kawasan tersebut pada Jumat (15/5/2026) lalu mengakibatkan sedikitnya empat rumah warga mengalami kerusakan parah dan tidak lagi aman untuk ditinggali.

Dipimpin langsung oleh Komandan Kompi (Danki) IV Yon A Pelopor, IPDA Ilham, kegiatan tanggap darurat ini dimulai sejak pukul 08.00 WITA. Sebanyak 13 personel diterjunkan dengan dibekali perlengkapan Search and Rescue (SAR).

Bersama aparat setempat dan pemerintah desa, tim bergotong-royong membersihkan sisa material longsor. Tidak hanya itu, petugas juga terpaksa membongkar beberapa rumah yang posisinya sudah sangat membahayakan.

“Kami membantu warga membongkar rumah mereka karena posisinya sudah tidak aman. Nantinya, rumah-rumah warga yang terdampak ini akan direlokasi dan dibangun kembali di lahan yang lebih tinggi, guna mengantisipasi banjir susulan saat air sungai meluap,” ujar IPDA Ilham, saat di hubungi, Kamis (21/5/2026).

Akses menuju lokasi bencana yang dipenuhi material lumpur dan batu tidak menyurutkan semangat para personel Brimob. Demi memastikan bantuan logistik sampai ke tangan yang tepat, para petugas rela berjalan kaki menerobos medan yang sulit untuk menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak.

IPDA Ilham menegaskan bahwa kehadiran Brimob di tengah masyarakat merupakan representasi dari kehadiran negara dan bentuk kepedulian polri di masa-masa sulit.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian nyata. Fokus kami adalah membantu percepatan penanganan dampak banjir dan tanah longsor agar masyarakat terdampak merasa aman, tenang, dan terbantu secara fisik maupun psikologis,” tambahnya.

Berkat sinergi yang kuat antara personel Brimob, pemerintah desa, dan masyarakat setempat, seluruh rangkaian kegiatan tanggap darurat dan penyaluran bantuan sosial ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.