Ruang Redaksi – Persiapan intensif terus dilakukan jajaran Kodim 1402/Polman menjelang upacara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127. Acara puncak tersebut rencananya akan dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Desa Bulo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Rabu (11/3/2026) mendatang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Upacara penutupan ini dipastikan akan berlangsung khidmat, dengan kehadiran Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, yang dijadwalkan bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara.

​Komandan SSK TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman, Kapten Inf Subarkah, menegaskan bahwa seluruh personel di lapangan tengah bekerja ekstra untuk memastikan seremoni penutupan berjalan tanpa kendala.

​”Berbagai persiapan teknis terus kami matangkan agar pelaksanaan penutupan TMMD di Lapangan Desa Bulo ini berjalan lancar dan berkesan bagi masyarakat,” ujar Kapten Inf Subarkah saat ditemui di lokasi, Senin (9/3/2026).

​Selain seremoni militer, penutupan TMMD kali ini juga akan menjadi pesta rakyat. TNI telah menyiapkan rangkaian kegiatan sosial yang menyasar langsung kebutuhan warga di sekitar lokasi TMMD. Beberapa agenda yang akan dilaksanakan antara lain:

  • Layanan Kesehatan: Pengobatan gratis bagi masyarakat umum.
  • Ketahanan Pangan: Pembagian paket sembako dan bibit buah.
  • Ekonomi Kerakyatan: Gelaran pasar murah untuk membantu daya beli warga.
  • Kesehatan Anak: Pemberian makanan bergizi tambahan sebagai upaya mendukung program pencegahan stunting di Desa Bulo.

​Menurut Kapten Inf Subarkah, aksi sosial ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Ini adalah bentuk kepedulian kami. Kami ingin masyarakat merasakan manfaat langsung, bukan hanya dari sisi pembangunan infrastruktur, tapi juga dari sisi kesejahteraan sosial,” tambahnya.

​Program TMMD ke-127 di wilayah Kodim 1402/Polman ini diketahui telah merampungkan berbagai sasaran pembangunan, baik fisik maupun nonfisik. Transformasi infrastruktur di Desa Bulo diharapkan dapat membuka aksesibilitas yang lebih baik serta meningkatkan taraf ekonomi masyarakat setempat secara berkelanjutan.

​Dengan berakhirnya program ini, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan tetap terjaga demi keberlangsungan pembangunan di wilayah pelosok Polewali Mandar.