Ruang Redaksi – Geliat pembinaan sepak bola usia dini di Sulawesi Barat semakin bergairah. Bupati Polewali Mandar (Polman), Samsul Mahmud, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola JM Junior HSM 2026 yang berlangsung di Desa Mapilli Barat, Kecamatan Luyo, Jumat (6/2/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Turnamen bergengsi ini diikuti oleh sedikitnya 52 Sekolah Sepak Bola (SSB) yang datang dari berbagai penjuru wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar). Kehadiran puluhan tim ini menjadikan Desa Mapilli Barat sebagai pusat perhatian talenta muda lapangan hijau pekan ini.

Dalam sambutannya, Bupati Samsul Mahmud memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif penyelenggaraan turnamen ini.

Menurutnya, Pemerintah Daerah (Pemda) Polman berkomitmen penuh mendukung kegiatan yang berorientasi pada pengembangan generasi muda.

“Ini adalah kegiatan yang luar biasa. Pemerintah Daerah sangat mendukung penuh karena ini adalah wadah pembinaan karakter, kedisiplinan, dan nilai positif bagi anak-anak kita sejak dini,” ujar pria yang akrab disapa Aji Assul tersebut.

Beliau juga menekankan bahwa olahraga bukan sekadar soal menang dan kalah di lapangan, melainkan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang sportif dan tangguh.

Sementara itu, Ketua Panitia pelaksana, Enso, menjelaskan bahwa Turnamen JM Junior HSM 2026 dirancang sebagai panggung bagi talenta lokal untuk unjuk gigi di hadapan para pelatih dan pemandu bakat.

“Tujuan utama kami bukan semata-mata memperebutkan gelar juara. Kami ingin memberi ruang bagi pemain muda untuk berproses, bertemu pelatih, dan berkembang secara berkelanjutan. Ini juga menjadi ajang silaturahmi antar-pembina SSB se-Sulselbar,” jelas Enso dalam laporannya.

Pembukaan turnamen ini turut dihadiri oleh jajaran Koordinator Kepolisian Kecamatan Luyo, UPTD Puskesmas Luyo, Kepala Desa Mapilli Barat, serta Sekretaris Umum Askab PSSI Polewali Mandar.

Sesuai jadwal, turnamen akan berlangsung selama tiga hari penuh, mulai Jumat hingga Minggu, 8 Februari 2026. Penonton diharapkan hadir untuk memberikan dukungan moral bagi para atlet cilik yang tengah merajut mimpi menjadi pesepak bola profesional di masa depan.