Ruang Redaksi — Menjelang penampilan puncak penutupan Tipalayo Music Fest 2026 di Stadion S. Mengga, Polewali Mandar, Sabtu (31/10/2026) malam, personel band asal Sulawesi Tengah, Adista, terus mematangkan berbagai persiapan akhir.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kehadiran band yang dikenal lewat deretan lagu hitsnya ini menjadi salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat Polman dan sekitarnya.

Vokalis Adista, Resar, mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya atas sambutan hangat publik Polewali Mandar. Ini merupakan kunjungan perdana mereka ke Polewali, dan mereka terkesan dengan energi positif yang ditunjukkan oleh para penggemar.

“Kesan pertama kami sangat senang dan bersyukur, karena Polewali adalah tempat pertama kalinya kami datang. Antusiasme masyarakat di sini sangat luar biasa menyambut kami. Insya Allah, sebentar malam kita akan nostalgia sama-sama di sini.” ujar Resar di sela-sela persiapan.

Untuk memastikan performa terbaik di atas panggung, pihak band mengaku telah memaksimalkan waktu dengan melakukan sound check secara mendetail. Meski sempat menemui sedikit kendala teknis penyesuaian alat, hal tersebut berhasil diatasi dengan baik sehingga pertunjukan dipastikan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Pada penutupan festival musik tahun ini, Adista berencana membawakan sekitar 12 hingga 13 lagu dalam durasi penampilan kurang lebih satu jam. Tidak hanya membawakan lagu-lagu legendaris yang melekat di hati penggemar, mereka juga akan memberikan kejutan lewat karya-karya terbaru di tahun 2026.

“Ada beberapa single terbaru yang akan kami tampilkan nanti malam, di antaranya berjudul ‘Tak kusangka’, ‘Tinggal Pusara’, dan ‘Menunggu’,” ungkap Resar.

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para penggemar setia khususnya komunitas Pencari Cinta yang terus memberikan dukungan hingga tahun 2026 ini.

Setelah merampungkan penampilan di Tipalayo Music Fest 2026, perjalanan tur Adista masih akan berlanjut ke sejumlah titik di Pulau Sulawesi. Dalam waktu dekat, mereka dijadwalkan menyapa para penggemar di beberapa kota di Sulawesi Tengah, termasuk Palu, serta melanjutkan perjalanan ke Sengkang, Sulawesi Selatan.

Menutup perbincangan, ketika disinggung mengenai pengalamannya mencicipi kuliner khas Mandar, Resar mengaku penasaran untuk segera mencobanya usai sesi sound check.

“Belum sempat coba, tapi tadi dengar namanya Jepa. Rencananya, selesai cek sound ini kita mau coba,” tutupnya sambil tersenyum.

Formasi lengkap Band Adista yang hadir dalam lawatan ini meliputi:

  • Resar (Vokalis)
  • Akbar (Gitaris sekaligus pencipta lagu)
  • Edwin (Gitar Dua)
  • Atu (Keyboardist)
  • Eca (Drummer)
  • Andang (Bassis)