Ruang Redaksi – Kecelakaan maut yang melibatkan kendaraan operasional Brimob Polda Sulawesi Barat dengan seorang pengendara sepeda motor terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Bambu, Kecamatan Mamuju, pada Senin (20/4/2026). Insiden tragis ini mengakibatkan pengendara motor tewas di tempat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Identitas korban belum diketahui lantaran petugas tidak menemukan kartu identitas (KTP) maupun tanda pengenal lainnya di lokasi kejadian.

Kasat Lantas Polresta Mamuju, AKP Arfian, menjelaskan bahwa insiden bermula saat mobil minibus Isuzu (milik Brimob) melaju dari arah Polda Sulbar menuju Desa Bambu. Secara bersamaan, korban yang mengendarai sepeda motor melaju dari arah berlawanan, yakni dari arah Kalukku menuju Kota Mamuju.

Petaka terjadi saat keduanya melintasi jalur tikungan yang menanjak. Pengendara motor diduga kehilangan kendali atas kendaraannya sehingga masuk ke jalur berlawanan.

“Saat melewati jalur tikungan menanjak, pengendara motor diduga kehilangan kendali sehingga terjadi benturan keras dengan mobil minibus Isuzu dari arah berlawanan,” ungkap AKP Arfian kepada awak media.

Berdasarkan rekaman video amatir yang viral di media sosial, korban tampak tergeletak di bahu jalan dalam kondisi tak sadarkan diri. Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) perempuan yang kebetulan melintas sempat berusaha memberikan pertolongan medis darurat. Namun, parahnya luka yang diderita membuat nyawa korban tidak tertolong.

Akibat dari kecelakaan ini Mobil operasional Brimob mengalami ringsek parah pada bagian depan dengan kaca utama yang retak, sementara sepeda motor korban mengalami kerusakan total hingga hancur di beberapa bagian.

Satlantas Polresta Mamuju kini fokus melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Mengingat minimnya saksi mata yang melihat detik-detik tabrakan secara langsung, polisi tengah menyisir keberadaan rekaman CCTV di sekitar lokasi.

“Penyebab pastinya masih kami dalami. Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti dan mencari rekaman CCTV. Di lokasi memang tidak ada saksi yang melihat langsung, namun ada warga yang mendengar suara benturan keras,” tambah Arfian.

Saat ini, kedua kendaraan yang terlibat telah dievakuasi dan diamankan oleh pihak kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Jenazah korban pun telah dibawa ke rumah sakit terdekat sembari menunggu pihak keluarga yang mengenali kendaraan korban.