Ruang Redaksi – Guna memastikan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah berjalan aman dan lancar, Komandan Kodim (Dandim) 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin mengikuti koordinasi tingkat nasional melalui video conference (vicon) bersama Kapolri dan Panglima TNI, Jumat (20/3/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Kegiatan pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) ini dipusatkan di Pos Pengamanan (Pos Pam) Operasi Ketupat Marano, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar.

​Dalam keterangannya, Letkol Inf Ikhwan Arifin menegaskan bahwa pengamanan momentum lebaran tahun ini tidak bisa dilakukan secara parsial. Menurutnya, sinergi antarinstansi adalah harga mati untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat.

“Pemantauan sitkamtibmas menjelang Idulfitri sangat membutuhkan kerja sama lintas instansi. Hal ini demi menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran arus masyarakat selama mudik maupun balik,” ujar Letkol Inf Ikhwan.

​Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa strategi pengamanan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Polewali Mandar mencakup spektrum yang luas. Personel tidak hanya disiagakan di jalan raya, tetapi juga di titik-titik vital lainnya.

“Pengamanan juga menyasar pusat keramaian, tempat ibadah, jalur wisata, hingga titik rawan kecelakaan dan potensi bencana,” imbuhnya.

Meski secara umum situasi kamtibmas di Kabupaten Polewali Mandar terpantau aman dan kondusif, Letkol Inf Ikhwan meminta seluruh pihak tetap siaga terhadap berbagai risiko gangguan.

Beberapa poin krusial yang menjadi perhatian seperti, ​Kemacetan parah pada puncak arus mudik. ​Gangguan keamanan saat malam takbiran. Kepadatan di objek wisata dan tempat ibadah saat hari H lebaran.

Kegiatan vicon ini juga dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Polewali Mandar. Kehadiran para pimpinan daerah ini mempertegas komitmen kuat dalam menyukseskan Operasi Ketupat Marano 2026 demi kenyamanan warga Polman.