Ruang Redaksi – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mulai bergerak masif mengatasi persoalan sampah yang menahun di Kecamatan Wonomulyo. Tak sekadar mengawasi, korps penegak perda ini menggencarkan sosialisasi langsung ke jantung aktivitas ekonomi warga, Sabtu (10/1/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Langkah ini merupakan tindak lanjut nyata dari hasil koordinasi antara Satpol PP dan DPRD Kabupaten Polman. Fokus utama operasi kali ini menyasar area yang selama ini menjadi titik merah pembuangan sampah liar, yakni kawasan Pasar Induk, Pasar Ikan Wonomulyo, hingga depan SMA Negeri 1 Wonomulyo.

Kepala Satpol PP Polman, Arifin Halim, yang memimpin langsung personel di lapangan, menegaskan bahwa pendekatan persuasif menjadi prioritas utama sebelum langkah penindakan diambil.

“Permasalahan sampah ini tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah saja. Diperlukan kesadaran dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya para pedagang dan pengunjung pasar,” ujar Arifin di sela-sela kegiatan.

Sebanyak 12 personel dikerahkan sejak sore hingga malam hari. Mereka disebar untuk memberikan pembinaan kepada pedagang agar mengelola limbah dagangannya dengan benar dan tidak membuang sampah di sembarang tempat.

Senada dengan Arifin, Sekretaris Satpol PP Polman, Syarifuddin Wahab, yang turut mengawal jalannya pengawasan, menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan.

“Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Lingkungan yang bersih mencerminkan kesadaran dan kepedulian kita terhadap kesehatan bersama,” pesan Syarifuddin kepada warga.

Kegiatan pengawasan rutin ini rencananya akan terus dilakukan secara berkala. Satpol PP Polman juga akan meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan sistem pengangkutan sampah berjalan sinkron dengan upaya penertiban di lapangan.

Dengan aksi jemput bola ini, diharapkan Wonomulyo tidak lagi menjadi sorotan akibat tumpukan sampah, melainkan bertransformasi menjadi kawasan yang bersih, tertib, dan nyaman bagi warga maupun wisatawan yang melintas.