Ruang Redaksi – Insiden kebakaran hebat menghanguskan satu unit rumah warga di Dusun Parabaya, Desa Buku, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, pada Sabtu (11/4/2026) dini hari.
Kebakaran diduga kuat dipicu oleh kebocoran tabung gas elpiji saat aktivitas bongkar muat berlangsung.
Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polman, Imran, mengonfirmasi bahwa laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 04.16 WITA. Merespons laporan tersebut, tim dari Regu C langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
“Kami menerima informasi pukul 04.16 WITA dan petugas tiba di lokasi pada pukul 04.29 WITA. Sebanyak 5 unit armada pemadam gabungan dari Pos Induk Polewali dan Pos Campalagian diturunkan untuk menjinakkan api,” kata Imran, Sabtu (11/4/2026) pagi.
Berdasarkan keterangan pemilik rumah, api mulai terlihat setelah adanya dugaan kebocoran pada salah satu tabung gas elpiji saat proses bongkar muat dilakukan. Aktivitas tersebut diketahui sudah berlangsung sejak pukul 02.00 WITA.
Gas yang merembes dengan cepat menyambar unsur api di sekitar lokasi, sehingga api langsung membesar dan melahap bangunan rumah.
“Penyebab kebakaran akibat adanya kebocoran tabung saat bongkar muat. Api dengan cepat merambat ke struktur bangunan,” jelas Imran.
Petugas Damkar yang tiba di lokasi menerapkan berbagai teknik pemadaman, mulai dari pendinginan (cooling), penyelimutan, hingga lokalisir area untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di pemukiman padat tersebut.
Setelah berjibaku selama kurang lebih 40 menit, api akhirnya berhasil dikuasai sepenuhnya pada pukul 05.10 WITA. Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, dampak kerusakan bangunan tergolong sangat parah.
“Satu unit rumah mengalami rusak berat (RB). Taksiran kerugian materil akibat musibah ini diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta,” pungkasnya.
Saat ini situasi di lokasi kejadian sudah dinyatakan kondusif, namun pemilik rumah masih berupaya menyelamatkan sisa-sisa barang berharga yang tidak ikut terbakar.




