Ruang Redaksi – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Forum strategis ini melibatkan delegasi dari empat kecamatan, yakni Luyo, Campalagian, Tutar, dan Wonomulyo.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam sambutannya, Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar seremoni, melainkan wadah partisipatif yang sangat strategis dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah di masa depan. Namun, ia juga memberikan catatan realistis mengenai kondisi fiskal daerah saat ini.

“Tentu Musrenbang ini adalah forum yang sangat baik dan partisipatif untuk menentukan arah kebijakan pembangunan daerah mendatang. Meski begitu, kita harus mengakui adanya tantangan serius akibat keterbatasan aspek ekonomi dan keuangan daerah yang sangat terbatas,” ujar Samsul Mahmud secara terbuka.

Meski dihadapkan pada ruang gerak anggaran yang sempit, aspirasi masyarakat terkait aksesibilitas tetap menjadi perhatian utama.

Samsul Mahmud mengungkapkan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya maksimal agar proyek perbaikan jalan di wilayah Polman masuk dalam skala prioritas tahun ini.

Selain infrastruktur, sektor kesehatan menjadi beban anggaran sekaligus bukti komitmen besar pemerintah daerah terhadap kesejahteraan warga.

Menariknya, Polman tercatat sebagai satu-satunya kabupaten di Sulawesi Barat yang konsisten membiayai kesehatan masyarakat secara mandiri melalui program Universal Health Coverage (UHC).

“Cuma Polman di Sulbar yang membiayai kesehatan masyarakat dengan program UHC, yang tentunya membutuhkan biaya cukup besar, yakni sekitar 40 miliar rupiah,” jelas Bupati.

Lebih lanjut, Samsul Mahmud menekankan pentingnya sinkronisasi program. Ia menginstruksikan agar setiap usulan dari tingkat kecamatan selaras dengan kebijakan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat. Untuk itu, perencanaan ke depan wajib mengacu pada dua pilar utama yakni memastikan setiap program tepat sasaran dan objektif dan mendahulukan aspirasi yang memberikan dampak langsung dan nyata bagi masyarakat luas.

Sebagai penutup, Bupati mengajak seluruh aparatur pemerintah untuk tetap solid dan mengedepankan pelayanan prima. Ia berharap semua pihak dapat bersatu padu demi membangun Polewali Mandar yang lebih sejahtera dan progresif di masa yang akan datang.