Ruang Redaksi – Suasana khidmat bercampur kegembiraan menyelimuti Kelurahan Pappang, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Puluhan remaja yang tergabung dalam Remaja Masjid setempat menggelar aksi pawai obor untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Tradisi tahunan ini kembali berhasil menarik perhatian dan antusiasme warga. Sejak pukul 20.00 WITA, halaman masjid mulai dipadati oleh pemuda dan anak-anak yang siap melakukan arak-arakan.

Dengan kekompakan yang terjaga, para remaja masjid membawa obor bambu yang menyala, membelah kegelapan malam di sepanjang jalan kelurahan.

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun tampak antusias berbaur dalam barisan sambil melantunkan salawat yang menggema di sepanjang rute pawai.

Tradisi pawai obor ini membuat atmosfer Ramadan terasa lebih hidup dan semarak di lingkungan mereka.

Ketua Remaja Masjid Pappang, Abdul Rahman Ismail, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar perayaan rutin.

“Pawai obor ini bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga menjadi ruang bersama untuk mempererat ikatan antar warga, meneguhkan nilai-nilai keagamaan, serta membangkitkan semangat spiritual masyarakat,” ujar Abdul Rahman.

Ia menjelaskan, peserta yang hadir dalam pawai obor ini dari berbagai kalangan mulai dari anak pengajian, remaja masjid dan warga kampung kelurahan Pappang.

“Rutenya kita ambil di Kelurahan Pappang saja, mulai dari samping masjid lalu masuk ke dalam kampung,  sampai ke jalan poros dan terakhir kembali ke Masjid,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui cahaya obor yang dibawa keliling kampung, pihaknya ingin menyebarkan pesan bahwa Ramadan adalah bulan penuh berkah yang harus disambut dengan hati yang gembira dan penuh suka cita.