Ruang Redaksi – Kawasan wisata Pantai Bahari, Kecamatan Polewali, mendadak riuh pada Sabtu (24/01/2026) sore. Bukan karena wisatawan, melainkan aksi puluhan pemuda yang menggelar balap liar. Merespons keresahan warga, personel gabungan dari Polres Polman dan Polsek Polewali bergerak cepat membubarkan aksi berbahaya tersebut.
Operasi penertiban ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Polewali, IPTU Samsul Bahri Subu, didampingi Kanit Turjawali Sat Samapta Aipda Lakise, dan Kanit Turjawali Sat Lantas Aiptu Yusuf RB.
Tindakan tegas kepolisian ini bermula dari laporan masyarakat yang masuk ke Polsek Polewali sekitar pukul 17.30 WITA. Warga mengeluhkan kebisingan dan risiko kecelakaan akibat aksi kebut-kebutan di jalan umum yang padat aktivitas tersebut.
”Penindakan ini adalah bentuk respons cepat kami terhadap laporan masyarakat. Aksi balap liar ini sangat membahayakan, baik bagi para pelaku sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar IPTU Samsul Bahri Subu di lokasi kejadian.
Dalam penyisiran yang dilakukan personel gabungan dari Satlantas dan Sat Samapta, petugas berhasil menjaring para pelaku yang sempat kocar-kacir saat melihat kehadiran polisi.
Polisi mwngamankan 16 unit sepeda motor, seluruh barang bukti kini telah dibawa ke Mako Satlantas Polres Polewali Mandar, sementara pemilik kendaraan akan menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Pihak kepolisian menegaskan tidak akan memberi ruang bagi aksi balap liar di wilayah hukum Polman. Patroli rutin akan ditingkatkan, terutama pada jam-jam rawan dan lokasi yang sering dijadikan arena balap.
”Kami berkomitmen menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. Kami imbau para orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi serupa,”ungkapnya.
Operasi yang berlangsung sekitar satu jam tersebut berakhir pada pukul 18.20 WITA dalam situasi yang aman dan kondusif. Kini, suasana di Pantai Bahari kembali normal dan dapat dinikmati warga dengan tenang.




