Ruang Redaksi – Disaat sebagian besar warga tengah bersiap merayakan malam pergantian tahun, personel UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar justru harus berjibaku dengan ancaman melata.
Regu B Damkar Polman berhasil mengevakuasi dua ekor ular di dua lokasi berbeda hanya dalam hitungan jam pada Rabu (31/12/2025).
Evakuasi pertama dimulai pukul 09.36 WITA di kawasan Alun-alun Pekkabata, Kecamatan Polewali. Penemuan ular di pemukiman yang berdekatan dengan pusat keramaian ini sempat memicu kekhawatiran, mengingat area tersebut menjadi titik kumpul warga menjelang malam tahun baru.
Menggunakan alat penjepit (grab stick), petugas bergerak taktis mengamankan reptil tersebut ke dalam karung untuk dipindahkan ke habitat yang lebih aman, jauh dari jangkauan warga.
Tidak berselang lama, sekitar pukul 14.03 WITA, laporan darurat kembali masuk. Kali ini, seekor ular menyelinap masuk ke salah satu rumah warga di BTN Al-Ikhlas, Kecamatan Matakali. Kehadiran tamu tak diundang ini sempat memicu kepanikan penghuni rumah.
Berbeda dengan penanganan sebelumnya, di lokasi kedua ini petugas melakukan evakuasi secara manual (hand handle) dengan teknik khusus demi memastikan keamanan penghuni dan keselamatan satwa tersebut.
Kepala UPTD Damkar Polman, Imran, mengapresiasi tinggi atas kesigapan anggotanya.
Menurutnya, momen akhir tahun memang memiliki tantangan ganda, potensi kebakaran dan gangguan hewan liar akibat faktor cuaca.
“Ular sering keluar dari habitatnya karena curah hujan tinggi. Personel kami tetap stand by 24 jam untuk merespons segala kemungkinan,” ujar Imran.
Ia membeberkan bahwa sepanjang Desember 2025, timnya telah menangani lebih dari 20 laporan non-kebakaran. Mulai dari evakuasi sarang tawon, ular, hingga pelepasan cincin yang tersangkut. Seluruh operasi tersebut berhasil diselesaikan tanpa ada korban jiwa.
Damkar Polman menyiagakan penuh seluruh posko induk dan posko kecamatan, meliputi wilayah Matakali, Campalagian, Tinambung, dan Wonomulyo.
Imran juga menitipkan pesan penting bagi masyarakat yang merayakan tahun baru agar tetap waspada dan pemadam jika terjadi keadaan darurat.
“Kami imbau warga tetap waspada. Hindari penggunaan petasan berlebihan, periksa instalasi listrik sebelum meninggalkan rumah, dan jangan ragu menghubungi kami jika terjadi keadaan darurat,” pungkasnya.




