Ruang Redaksi — Duka mendalam yang menyelimuti warga Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pasca-kebakaran hebat mendapat perhatian khusus dari Hj. Fatmawati Salim.
Istri almarhum Salim S. Mengga tersebut turun langsung menyalurkan bantuan logistik bagi para penyintas yang kini tengah berjuang di pengungsian, Rabu (4/3/2026).
Kedatangan Fatmawati di posko penanganan bencana disambut hangat oleh warga dan petugas. Tidak sekadar berkunjung, ia membawa paket bantuan lengkap mulai dari makanan siap saji, air mineral, selimut, perlengkapan bayi, hingga kebutuhan logistik harian lainnya yang bersifat mendesak.
Disela-sela kegiatannya, Fatmawati mengungkapkan bahwa aksi sosial ini bukan sekadar bantuan rutin, melainkan wujud penunaian amanah dari sang suami semasa hidup.
“Bantuan ini adalah amanah dari almarhum suami saya, Salim S. Mengga. Semasa hidup, beliau selalu menekankan pentingnya hadir dan membantu masyarakat yang sedang tertimpa kesulitan. Semoga ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di sini,” ungkapnya dengan nada haru.
Kehadiran sosok Fatmawati memberikan suntikan moral bagi warga. Mengingat kebakaran tersebut telah menghanguskan pemukiman dan memaksa ratusan jiwa kehilangan tempat tinggal, bantuan logistik dan perhatian personal seperti ini menjadi sangat krusial di tengah keterbatasan masa pemulihan.
Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar bersama relawan masih terus melakukan pendataan dan upaya percepatan pemulihan bagi para penyintas di Galung Tulu. Dukungan dari berbagai tokoh masyarakat seperti Hj. Fatmawati diharapkan dapat memicu gelombang kepedulian yang lebih luas.
Usai meninjau lokasi kebakaran dan menyerahkan bantuan di Balanipa, Fatmawati melanjutkan perjalanannya menuju Kecamatan Mapilli. Di sana, ia kembali melaksanakan wasiat almarhum suaminya terhadap sarana ibadah.
Satu unit mimbar masjid diserahkan langsung untuk salah satu rumah ibadah di wilayah tersebut. Fatmawati menjelaskan bahwa mimbar ini adalah janji almarhum saat dahulu pernah mengisi khutbah di masjid tersebut.
“Almarhum sempat berniat memperbaiki fasilitas masjid ini setelah melihat kondisi mimbar saat beliau berkhutbah dahulu. Hari ini, alhamdulillah, amanah itu telah saya tunaikan sepenuhnya,” pungkasnya.




