Ruang Redaksi – Tim gabungan dari Polresta Mamuju, Sat Brimob Polda Sulawesi Barat, dan warga sekitar bergerak cepat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Bukit Tambayako, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sabtu (3/10/2026) malam.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa setelah menerima laporan dari masyarakat, piket Pamapta I bersama Piket Fungsi, Bhabinkamtibmas, serta personel Sat Brimob Polda Sulbar langsung meluncur ke lokasi untuk penanganan.

“Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 18.00 WITA terlihat kobaran api disertai kepulan asap tebal yang berasal dari area semak belukar dan lahan kering di kawasan bukit tersebut,” ujar Iptu Herman Basir.

Kebakaran tersebut diduga kuat bermula dari aktivitas pembakaran lahan oleh orang yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Mengingat kondisi vegetasi dan rumput yang mengering, kobaran api dengan cepat merambat ke area sekitarnya.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas gabungan bersama warga setempat bahu-membahu melakukan pemadaman secara manual untuk mencegah kobaran api merembet ke area yang lebih luas maupun permukiman warga.

Berkat siaga cepat dan sinergi seluruh pihak, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 19.32 WITA. Luas area yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 100 meter.

“Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran serta identitas orang yang diduga memicu kebakaran masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian,” kata Iptu Herman.

Menyikapi peristiwa ini, Polresta Mamuju mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama saat cuaca atau kondisi vegetasi sedang mengering karena sangat rawan memicu karhutla.

Kepolisian juga meminta warga untuk tidak ragu segera melapor jika menemukan adanya aktivitas pembakaran liar atau potensi titik api agar bisa langsung ditindaklanjuti secara cepat.